Pilkada

Dukungan Bodong Kian Massif, Giliran Pengurus Hanura Jadi ‘Korban’

Trotoar.id, Makassar — Aroma kecurangan perihal dukungan bagi calon perseorangan alias independen pada Pilgub Sulsel 2018 semakin kuat. Buktinya, temuan dukungan bodong semakin massif. Ironisnya, tidak hanya mencatut warga biasa, tapi juga mencaplok dukungan pengurus parpol. Setelah Golkar, teranyar giliran KTP pengurus Hanura yang terdata masuk dalam barisan pendukung Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

Pengurus Hanura Sulsel, Ahmad Fai, mengecam tindakan oknum yang mencaplok KTP miliknya untuk mendukung IYL-Cakka. Padahal, mustahil baginya untuk mendukung pasangan tersebut lantaran berseberangan dengan kebijakan partainya. Ia pun mengaku kaget saat petugas KPUD Kabupaten Gowa mendatangi rumahnya untuk melakukan verifikasi faktual.

“Jelas saya kaget pas didatangi petugas (KPUD) yang memperlihatkan surat dukungan tadi malam. Kok bisa ada seperti itu, padahal tidak pernah saya memberikan dukungan, apalagi membubuhkan tandatangan untuk mendukung IYL-Cakka,” ucap Ahmad Fai, Sabtu, 16 Desember.

Guna memastikan dukungannya tidak disalahgunakan, Ahmad Fai mengaku langsung meminta formulir BA5 alias surat pernyataan tidak mendukung. Dengan begitu, bila kemudian hari identitasnya masih tercantum sebagai pendukung IYL-Cakka, maka tentunya ada permainan oknum yang menghalalkan segala cara demi berkuasa di Sulsel.

Lebih jauh, Ahmad Fai mengungkapkan sebagai kader Hanura, ia patut dan tunduk pada putusan partai. Hanura diketahui telah memberikan rekomendasi dukungan untuk pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) pada Pilgub Sulsel 2018.

“Saya ini kader Hanura yang loyal dan taat pada putusan partai. Saya siap memenangkan pasangan yang direkomendasikan Dewan Pengurus Pusat. Jadi tidak mungkin mendukung IYL-Cakka,” tegas dia.

Disinggung soal pencaplokan KTP dan pemalsuan tanda tangan, Ahmad Fai mengaku belum menempuh proses hukum. Hingga kini, pihaknya masih mempertimbangkan langkah terbaik, termasuk kemungkinan melaporkan pidana. Yang paling penting, pihaknya sudah membatalkan penyalahgunaan dukungan atas namanya kepada IYL-Cakka. (***)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Pemkab Sidrap Dorong Konsumsi Telur demi Cegah Stunting

SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya pencegahan stunting melalui edukasi…

2 jam ago

55 Anggota BPD Dilantik, Bupati Andi Utta Tekankan Sinergi Bangun Desa

BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melantik sebanyak 55 anggota Badan Permusyawaratan…

2 jam ago

Wabup Sidrap Distribusikan Tablet Tambah Darah, Dorong Pencegahan Stunting Sejak Remaja

SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi sehat…

5 jam ago

KKP Kampanyekan Perlindungan Nelayan di Bulukumba, Bupati Andi Utta Tekankan Migrasi Aman dan Legal

BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar kampanye informasi…

6 jam ago

PLT Ketua Golkar Sulsel Bantah Pernyataan Arif Rosyid

Makassar, Trotoar.id – Dinamika internal Partai Golkar Sulawesi Selatan kian menghangat menyusul polemik yang dipicu…

7 jam ago

Apa Alasan DPP PAN Copot Husniah Talenrang Senagai Ketua DPW Sulsel

MAKASSAR, TROTOAR.ID -- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencopot Husniah Talenrang…

11 jam ago

This website uses cookies.