Cegah Pemalsuan, Pengamat Imbau KPU Wajib Verifikasi Mulai Ijazah SD

Suriadi
Suriadi

Kamis, 18 Januari 2018 22:49

Cegah Pemalsuan, Pengamat Imbau KPU Wajib Verifikasi Mulai Ijazah SD

 

TROTOAR.ID, MAKASSAR — KPU Sulsel bakal melakukan proses verifikasi ijazah pasangan bakal calon gubernur-bakal calon wakil gubernur. Hal tersebut sebagaimana syarat maju bertarung pada  Pilgub Sulsel 2018.

Dalam proses itu, KPU Sulsel mengungkapkan verifikasi ijazah hanya dimulai dari jenjang SMA. Namun, kebijakan tersebut menemui sorotan dari sejumlah pihak.

Di antaranya, pengamat politik dari Universitas Hasanuddin, Ahmad Yani. Ia mengakui, kebijakan verifikasi ijazah menjadikan kebijakan tersendiri bagi KPU. Sebab, belum ada aturan teknis yang mengharuskan proses verifikasi ijazah sejak jenjang SD.

Baca Juga  Danny-Azhar Unggul di Debat Pilgub Sulsel 2024: Tawarkan Solusi Konkret untuk Kesehatan Kemiskinan

“Salah satu pertimbangannya adalah mengacu ke syarat menjadi kepala daerah adalah harus berpendidikan minimal SMA/sederajat. Untuk itu, verifikasi ijazah hanya difokuskan pada ijazah sejak SMA atau sederajat dan sarjana atau pasca jika memang ada,” jelasnya.

Baca Juga  Aura: Kita Harus Memilih Satu Calon Pemimpin yang Baik bagi Kota

Meski demikian, Ahmad Yani menuturkan, KPU agar dapat memproses verifikasi ijazah semua bakal calon dari level SD. Terlebih, jika ada laporan dari masyarakat mengenai adanya indikasi pemalsuan ijazah oleh bakal calon.

“Tentu saja, masyarakat yang melapor ini harus menyiapkan bukti mendukung laporannya tidak sekedar asal lapor karena bisa saja merugikan salah satu bakal calon jika ternyata itu tidak benar,” bebernya.

Baca Juga  Ini Lokasi Rumah Sakit Pemeriksaan Kesehatan Cakada dan Cawakada di Sulsel

Ia pun berharap, proses verifikasi ijazah berjalan penuh integritas antara KPU bekerjasama dengan Kemenristek Dikti (ijazah perguruan tinggi), Dinas Pendidikan Provinsi (ijazah SMA/sederajat) serta Kabupaten/Kota (ijazah SMP dan SD/sederajat).

“Kita berharap KPU bisa bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan calon pemimpin kita berkompetisi dengan jujur,” harapnya. (Rilis)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...