Trotoar.id, Jakarta – Partai Demokrat secara resmi mengusung Darmawangsyah Muin berpasangan dengan Rismawati Kadir Nyampa sebagai calon kepala daerah dalam Pilkada Kabupaten Gowa.
Penyerahan rekomendasi tersebut langsung diberikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Kantor DPP Partai Demokrat, Jl. Proklamasi, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis malam.
Acara penyerahan tersebut turut disaksikan oleh Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe.
Baca Juga :
Rekomendasi ini menjadi salah satu dari tujuh pasangan bakal calon kepala daerah (Bacakada) yang mendapatkan dukungan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk Pilkada serentak di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Menurut aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dukungan resmi partai harus dibuktikan dengan formulir B1/KWK, yang wajib diserahkan pasangan calon saat pendaftaran resmi di KPU pada 27-29 Agustus 2024.
Selain pasangan Darmawangsyah Muin dan Rismawati Kadir Nyampa untuk Pilkada Gowa, Partai Demokrat juga memberikan rekomendasi kepada:
- Yusuf Ritangnga dan Andi Tenri Liwang Latinro di Kabupaten Enrekang.
- Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin di Kabupaten Wajo.
- Erna Rasyid Taufan Pawe dan Rahmat Samsu Alam di Kota Parepare.
- A. Asman Sulaiman dan Andi Akmal Pasluddin di Kabupaten Bone.
- Trisal Tahir di Kota Palopo (tanpa wakil yang ditentukan).
- Nasir Ali dan Mahmud di Kabupaten Selayar.
Ketua Bappilu Demokrat Sulsel, Andi Januar Jaury Dharwis, menekankan bahwa mendapatkan rekomendasi dari partai bukanlah hal yang mudah.
Banyak faktor yang dipertimbangkan oleh DPP dalam memberikan dukungan, termasuk penerimaan dari koalisi, kolega usungan, serta kepercayaan dari rakyat.
“Hal ini tidak gampang, semua pendekatan kriteria menjadi dasar bagi DPP dalam memberikan rekomendasi,” jelas Andi Januar.
Sementara itu, Ni’matullah menegaskan bahwa rapat penyerahan rekomendasi sangat penting bagi partai, terutama mendekati Pilkada Serentak, di mana persaingan kandidat semakin ketat.
Rekomendasi partai sangat menentukan bagi figur dalam mendapatkan kendaraan politik.
“Saat ini, ada sekitar lima sampai tujuh kabupaten dan kota di Sulsel yang rekomendasinya akan diserahkan oleh Ketum AHY,” terang Ni’matullah.




Komentar