TROTOAR.ID, GOWA — Meski mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo ikut bertarung pada pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) 28 Juni 2018 mendatang.
Namun masyarakat Kabupaten yang pernah di pimpin adik kandung Gubernur Sulsel tidak sepenuhnya mendukung langkahnya maju dipilgub Sulsel.
Bahkan sejumlah masyarakat Kabupaten Gowa khususnya yang ada di kecamatan Palangga, justru menaruh harapan besar terhadap pasangan bakal calon Gubernur dam wakil Gubernur Sulsel Nurdin Halid-Aziz Qahhar Muzadkkar untuk mewujudkan mimpi masyarakat kabupaten gowa dalam mendapatkan kesejahteraan secara menyeluruh yang belum dirasakannya.
Baca Juga :
Salah seorang warga Dusun Cambaya, Hartina, menganggap majunya NH-Aziz di pilgub Sulsel menjadi harapan besar masyarakat Kabupaten Gowa untuk dapat hidup sejahterah dengan konsep ekonomi kerakyatan yang menjadi program dari pasangan NH-Aziz.
“Kami masyarakat Kabupaten Gowa menaruh harapan besar terhadap kesejahteraan masyarakat, apa lagi program NH-Aziz, adalah hal yang paling dibutuhkan di Gowa,” Kata Hartina Warga Cambayya Kecamatan Palangga.
Bahkan ratusan masyarajat ikut menyambut kehadiran Nurdin Halid yang hadir ditengah-tengah masyarakat, yang ingin melihat secara dekat dan mendengar secara langsung program yang akan di sampaikan NH dihadapan ratusan masyarakat yang hadir menyambut kehadiran NH di kabupaten Gowa.
“Kami melihat program Pasangan NH-Aziz merupakan program yang pro kepada kami, masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan peternak, apanlagi program yang dipaparkan pak NH bagus-bagus termasuk programnya, pendidikan gratis dan kesehatan berbasis KTP, serta program ekonomi kerakyatan,”Jelasnya
Ibu satu anak ini juga menambahkan masyarakat akan sangat terbantu jika program tersebut dapat terealisasi nantinya. Sebab, program itu akan menekan pengeluaran dalam keluarga.
“Suami saya seorang wiraswasta, alhamdulillah akan sangat memudahkan ekonomi warga karena seragam, topi, dan tas sudah disiapkan langsung dari pemerintah” tuturnya.
Sehingga, ia merasa sangat bersyukur apabila NH-Aziz terpilih menjadi gubernur dapat merealisasikan program yang sangat diharapkannya tersebut.
Dalam sambutannya, NH kembali menegaskan niatnya kembali ke Sulsel hendak menjadi nakhoda, bukan menjadi penguasa. Dengan demikian, ia bersama Aziz Qahhar hadir di tengah masyarakat untuk menjadi pelayan dalam memenuhi kebutuhan warga.
“Apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, itulah yang kita programkan untuk dijalankan. Sehingga, cita-cita terjadinya pemerataan di seluruh daerah bisa tercapai,” pungkasnya.
Kehadiran NH di Kabupaten Gowa untuk menghadiri peringatan wafatnya Bungati dg. Tami, ibunda sahabatnya, Asrul Batowe dg Bodding. Hadir dalam peringatan tersebut, tokoh agama asal Sulsel, Ustad Maulana menyampaikan ceramah ta’ziah. (*)




Komentar