MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan dijadwalkan akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada Mei mendatang.
Agenda ini menjadi salah satu momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai berlambang mercy tersebut di tingkat provinsi.
Musda DPD Demokrat Sulsel diperkirakan akan berlangsung dinamis, mengingat sejumlah kader mulai bermunculan dan disebut-sebut siap bertarung memperebutkan kursi ketua.
Baca Juga :
Konsolidasi internal pun mulai menguat menjelang pelaksanaan agenda lima tahunan tersebut.
Sejumlah nama yang mulai diwacanakan maju dalam bursa calon Ketua DPD Demokrat Sulsel di antaranya petahana Ni’matullah Erbe, Frederik Kalalembang, Andi Muzakkir Aqil, serta Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham.
Keempat figur ini dinilai memiliki basis dukungan dan pengalaman politik yang cukup mumpuni.
Petahana Ni’matullah Erbe disebut-sebut masih memiliki peluang besar untuk kembali memimpin, mengingat posisinya saat ini sebagai Ketua DPD Demokrat Sulsel.
Selain itu, pengalaman dan jejaring politik yang dimilikinya menjadi salah satu modal kuat dalam menghadapi Musda.
Di sisi lain, Frederik Kalalembang juga digadang-gadang sebagai salah satu kandidat potensial.
Namanya mulai diperbincangkan di internal partai, terutama karena dinilai memiliki kedekatan dengan struktur partai di sejumlah daerah.
Sementara itu, Andi Muzakkir Aqil turut masuk dalam radar persaingan. Figur ini dikenal aktif dalam dinamika partai dan memiliki peluang untuk menggalang dukungan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Nama lain yang mencuri perhatian adalah Aliyah Mustika Ilham. Sebagai Wakil Wali Kota Makassar, ia dinilai memiliki popularitas serta pengalaman birokrasi yang dapat menjadi nilai tambah dalam kontestasi Musda Demokrat Sulsel.
Meski demikian, seluruh kandidat yang ingin maju dalam Musda harus memenuhi persyaratan pencalonan yang telah ditetapkan oleh partai.
Salah satu syarat utama adalah mendapatkan dukungan dari minimal lima DPC atau setidaknya 20 persen dari total jumlah DPC Partai Demokrat di Sulawesi Selatan.
Persyaratan tersebut membuat para bakal calon mulai intens melakukan komunikasi politik dengan pengurus DPC di berbagai daerah.
Dukungan dari struktur partai di tingkat kabupaten/kota menjadi kunci utama dalam menentukan peluang setiap kandidat.
Selain soal dukungan, faktor soliditas internal partai juga menjadi perhatian penting dalam Musda kali ini.
Partai Demokrat diharapkan mampu menjaga kekompakan di tengah kontestasi agar tidak menimbulkan perpecahan di internal.
Musda ini juga dipandang sebagai momentum strategis bagi Partai Demokrat Sulsel untuk memperkuat konsolidasi menghadapi agenda politik ke depan.
Kepemimpinan baru nantinya diharapkan mampu membawa partai semakin kompetitif, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Dengan sejumlah nama yang mulai mengemuka serta dinamika yang terus berkembang, pelaksanaan Musda Demokrat Sulsel pada Mei mendatang diprediksi akan berlangsung menarik.
Seluruh kader kini menantikan bagaimana peta dukungan akan terbentuk hingga penentuan ketua definitif nantinya.




Komentar