
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) merespon dinamika yang terjadi di internal DPP KNPI Sulsel, dengan membentuk tim normalisasi.
Hal tersebut disampaikan Ketua OKK DPP KNPI Risman Pasigai, yamg mengungkapkan keputusan tersebut diambil dalam rapat pleno DPP KNPI yang di gelar di jakarta Kami (25/1/2016)
- Ketua Hingga Wakil Ketua dan Anggota DPRD Sulsel Hadiri Pelantikan DPD KNPI Sulsel
- Aliyah Mustika Ilham Dukung Porseni KNPI 2025: Ajang Kreativitas dan Kolaborasi Pemuda Makassar
- Wali Kota Makassar Dorong KNPI Jadi Motor Penggerak Pembangunan Kota
- Munafri Arifuddin Hadiri Pelantikan DPD KNPI Makassar, Dorong Sinergi Pemuda untuk Kemajuan Kota
“Menyikapi dinamika yang terjadi di DPD KNPI Sulsel, DPP membentuk tim normalisasi, yang turun ke Sulsel,”kata Risman Pasigai ketua OKK DPP KNPI
Risman menjelaskan tim normalisasi yang di bentuk DPP berjumlah 7 orang, yang mana nantinya tim akan bertugas membangun komunikasi bersama pengurus DPD KNPI Sulsel
Tim Normalisasi juga akan mengambil alih fungsi dan tugas tugas ketua KNPI Sulsel, yang nantinya akan menormalkan keadaan pasca Isu reshufel yang tidak mengacu pada PO NoO 4 tahun 2015 dan memecahkan sejumlah persoalan yang terjadi diinternal DPP KNPI Sulsel
Sebelumnya dikabarkan ada sekitar 150 orang pengurus DPD KNPI Sulsel yang masuk dalam daftar Reshufel kepengurusan.
Menanggapi kabar dibentuknya tim normalisasi yang di Bentuk DPP KNPI direspon Baik oleh Amri Manangkasi, yang juga wakil ketua Bidang Kebudayaan.

“Ini yang kami harapkan, harus ada hasil yang bisa menyatukan kembali prinsip keorganisasian,”Kata Amri (ady)


