NH-Aziz Janjikan 300 Ribu Lapangan Kerja Jika Terpilih

Suriadi
Suriadi

Selasa, 13 Maret 2018 20:34

NH-Aziz Janjikan 300 Ribu Lapangan Kerja Jika Terpilih

TROTOAR.ID, MAROS — Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH), melakukan kampanye tatap muka dan dialogis di Desa Lekopancing, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Selasa, 14 Maret.

Salahsatu permasalahan yang mengemuka dan dikeluhkan masyarakat perihal susahnya mencari pekerjaan. Kondisi itu membuat angka pengangguran semakin meningkat, baik di kalangan pemuda maupun purnabakti.

Bersama Aziz Qahhar Mudzakkar, NH telah merancang program penciptaan lapangan kerja luas. Semua itu dilakukan untuk mejawab keresahan masyarakat sekaligus menuntaskan salah satu problematika klasik di Sulsel. Diketahui, ada tiga permasalahan utama di daerah ini yakni kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan ekonomi yang terus meningkat.

“Itu salah satu motivasi kami menjadi gubernur. Pertumbuhan ekonomi Sulsel yang tinggi tidak membuat jumlah pengangguran menurun, tapi cenderung meningkat. NH-Aziz pulang kampung untuk membangun Sulsel Baru, termasuk menekan angka pengangguran,” tegas NH.

NH menjelaskan pengangguran berasal dari dua golongan. Yakni usia produktif seperti sarjana muda, maupun pensiunan atau disebut purna bakti. Untuk kedua kelompok ini, kata dia, solusinya adalah memanfaatkan ujung tombak perekonomian rakyat.

NH memiliki cita-cita menggalakkan kembali tiga lembaga perekonomian di seluruh desa se-Sulsel, yakni Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Kelompok Tani, dan Koperasi. Masing-masing lembaga itu, kata dia, optimalnya bisa menyerap sepuluh tenaga kerja baru.

“Dalam satu tahun, akan terserap 60 ribu tenaga kerja. Dan dalam lima tahun saya menjabat gubernur, jumlah lapangan kerja yang tercipta sebanyak 300 ribu,” terang Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia itu.

Purnawirawan TNI, Suardi, yang hadir pada kampanye terbatas di Desa Lekopancing, menyampaikan banyak orang di kampungnya yang tidak punya pilihan pekerjaan. Sebagian merupakan tenaga usia produktif, sebagian lain seperti dirinya, yang memasuki usia purna bakti.

Beruntung, karena Suardi dengan bekalnya, dapat menjadi imam desa. Itu pun dengan pendapatan terbatas dari pemerintah sebesar Rp200 ribu perbulan. Ia menaruh harap NH-Aziz mampu mengatasi berbagai permasalahan tersebut demi mensejahterakan masyarakat Sulsel.

“Pemerintah harus memperhatikan nasib rakyatnya. Karena hidup semakin susah, harga beras saja terus naik,” tandasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro28 Juni 2026 18:39
Wakil Wali Kota Makassar Lepas Peserta Jalan Sehat Peringati International Day of the Midwife dan HUT IBI ke-75
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi melepas ratusan peserta Jalan Sehat dalam rangka memperingati In...
Metro28 Juni 2026 18:37
Usai Penertiban PKL, Dinas PU Makassar Kebut Normalisasi Drainase dan Perbaikan Trotoar di Mariso
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menindaklanjuti penertiban lapak Pedagang Kaki Lima...
Metro28 Juni 2026 18:35
Respons Kilat Dinsos Makassar Tangani Lansia Terlantar, Berhasil Dipulangkan ke Keluarga
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar kembali menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat, khususnya yan...
Politik28 Juni 2026 18:06
IAS Gelar Konsolidasi Perdana, 13 DPD II Berikan Dukungan Jelang Musda Golkar Sulsel
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pasca menerima diskresi resmi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) langsung tancap gas memanaskan ...