NH-Aziz Komitmen Kembangkan Sekolah Agama

Suriadi
Suriadi

Senin, 19 Maret 2018 19:27

NH-Aziz Komitmen Kembangkan Sekolah Agama

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menegaskan komitmen untuk memberikan perhatian lebih pada pengembangan pesantren. Kelak jika terpilih, pasangan nasionalis-religius itu menjanjikan bantuan untuk pesantren. NH-Aziz juga menyiapkan program peningkatan kualitas pendidikan, termasuk di lingkungan pesantren.

Perhatian terhadap pengembangan pesantren tidak lepas lantaran NH-Aziz memandang strategis keberadaan model pendidikan ala Islam. Terlebih, dari empat pasangan kandidat hanyalah pasangan nomor urut satu yang berlatar belakang pesantren. Aziz diketahui merupakan tokoh nasional yang dibesarkan dan kini membesarkan pesantren. Bahkan, ia tinggal dalam lingkungan pesantren.

Baca Juga  Tim Hukum Andalan Hati Buka Hotline Aduan Pelanggaran Pemungutan Suara

“Tidak ada keraguan, Insha Allah jika kami ditakdirkan memimpin Sulsel, kami akan memperhatikan pendidikan pesantren. Saya ini orang pesantren sehingga tahu betul apa yang dibutuhkan pesantren dan akan melakukan yang terbaik buat pengembangan pesantren,” kata Aziz.

Aziz juga mengemukakan pesantren mesti melahirkan politisi andal yang berkontribusi pada kemaslahatan umat. Pesantren tidak boleh terlalu kaku dan menyalahartikan politik. Kata dia, stigma politik itu kotor merupakan kekeliruan mengingat semuanya bergantung pada individu. Sudah semestinya, kader pesantren hadir dalam sistem politik untuk memberikan pencerahan dengan melahirkan kebijakan populis.

Baca Juga  Diskominfo Dorong Seluruh Desa/Kelurahan di Sinjai Miliki Website

“Stigma tersebut (politik itu kotor) adalah sesat, bila dikonsumsi mentah-mentah. Segala aspek kehidupan sekarang selalu diputuskan melalui kebijakan politik, maka semakin banyak politisi yang pro kepada umat dan rakyat maka semakin bagus pula kehidupan beragama dan bernegara kita,” terang Aziz yang pernah tiga kali menjadi anggota DPD RI.

Senada dengan Aziz, NH menyampaikan posisi pesantren sangat strategis, termasuk dalam implementasi programnya. Ia mencontohkan program keumatan dengan membangun Rumah Al-Quran di tiap desa membutuhkan ribuan guru mengaji. Dengan asumis dua guru mengaji di tiap Rumah Al-Quran, pihaknya membutuhkan sedikitnya butuh 6 ribu guru mengaji untuk menjalakan program keumatan.

Baca Juga  46 Vial Vaksin Moderna Tiba di Luwu Utara untuk Suntikan Ketiga Tenaga Kesehatan

“Kebutuhan minimal 6 ribu guru mengaji itu kita harapkan bisa dipasok dari pesantren-pesantren yang ada. Makanya, NH-Aziz memberikan atensi, termasuk bantuan untuk pesantren agar anak-anak kita yang mondok bisa lebih nyaman dan fokus belajar. Muaranya ya kita harapkan output yang lebih berkualitas,” tutup mantan Ketua PSSI itu. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro05 November 2026 15:18
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makass...
Politik05 November 2026 15:05
Aktivis FRAKSI Sebut Isu Dasco Jadi Cawapres sebagai Pengalihan Isu, Minta Kasus Penyadapan Diusut Tuntas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Munculnya isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bakal menjadi calon wakil presiden menuai sorotan di tengah mencuatnya kas...
Metro05 November 2026 11:14
HUT ke-419 Makassar, Pasar Murah Tawarkan Paket Sembako Rp63 Ribu di Lima Kecamatan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan program pasar murah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-...
Metro04 November 2026 17:35
Misi Dagang Sulsel-Jatim Catat Transaksi Rp5,46 Triliun, Andi Sudirman Dorong Perluasan Pasar dan Investasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai trans...