TRPTOAR.ID, MAKASSAR — Anjloknya harga jual Gabah petani di kabupaten Pinrang, saat ini menjadi masalah yang harus dituntaskan segera dan pemerin sebagai penentu kebijakan harus bersikap cepat, bukan justru harus berdiam diri dan tutup mata, melihat harga jual gabah yang merugikan petani.
Ketua bidang Aksi dan advokasi PP Kesatuan Pelajar Mahasiswa Pinrang (Bohari Sunre) melihat anjloknya harga gabah di petani, dikarenakan adanya dugaan “Pemodal” yang ikut memainkan harga jual gabah.
“Ini harus segera di selesaikan, bukan jutsru terus di biarkan seperti ini, kasihan petani yang setiap saat harus merugi, karena permainan “Pemodal” yang mengatur harga jual gabah di petani,”Ungkap Bohari Sunre.
Baca Juga :
Aktivis HMI ini juga berharap, agar pemerintah mampu memberikan solusi terkait harga jual gabah di petani, serta melakukan aksi cepat tanggap agar petani tidak mengalami kerugian pada panen raya kali ini.
Bahkan jelasnya Peran pemerintah di sini sangat dibutuhkan oleh petani, bahkan pemerintah harus mengambil peran bukan justru tutup mata di atas penderitaan petani, apa lagi anjloknya harga jual gabah kering dari petani terjadi sejak beberapa bulan yang lalu.
“Pemerintah dalam hal ini Bulog, mengapa seolah tutup mata saja, apakah mereka ingin petani terus berjerit karena harga jual gabah yang setiap saat merugikan mereka, padahal panen raya di Pinrang sudah hampir selesai tapi kok belum ada tindakan yang di ambil” pungkas Bohari (Ady)



Komentar