Trotoar.id, Makassar – Sejumlah Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang menamai gerakannya sebagai Gerakan Mahasiswa Pinrang Universitas Negeri Makassar di Kabupaten Pinrang. Rabu (11/1)
Dalam aksi yang mereka lakukan di depan Mall Pinrang dan kantor Bupati Pinrang meminta pemerintah kabupaten Pinrnag y tuk lebih memperhatikan kesejahteraan tenaga Guru Honorer
“Kami membawa tiga tuntutan yaitu, mendesak pemda memperhatikan kesejahteraan tenaga guru honorer khususnya usia 35 tahun ke atas dan kesejahteraan petani hingga infrastruktur jalan dan jembatan”. Ucap Reihan sebagai jendral lapangan.
Baca Juga :
Kurangnya perhatian pemerintah daerah hingga janji politik Bupati Pinrang hingga sekarang belum dipenuhi.
“Janji politik bupati pada masa kampanye itu menyelesaikan infrastruktur hingga pemenuhan kebutuhan petani diselesaikan selama 2 tahun, namun ini sudah tahun ke empat menjabat namun masih terbilang gagal dalam menjalankan janjinya”. Jelas Reihan.
Gerakan Mahasiswa Pinrang UNM kecewa dengan bupati pinrang karena tuntutan yang mereka bawa tidak didengar oleh bupati.
“Kami tidak hanya membawa tuntutan, tapi kami membawa draf sebagai solusi atas ketimpangan yang terjadi, namun bapak bupati enggan menemui massa aksi”. Ujar Reihan.
Jendral lapangan menegaskan bahwa mereka akan kembali dengan basis massa yang lebih besar sampai tuntutan dan draf solusi yang mereka tawarkan diterima oleh bupati pinrang.



Komentar