TROTOAR.ID, MAKASSAR — Pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruang Tinggi Negeri (SBMPTN) yang digelar pada Universitas Hasanuddin Makassar digegerakn dengan adanya seorang peserta yang melahirkan di dalam toilet Fakultas Bahasa.
Sebelum melahirkan, IR salah satu peserta SBMMPTB terlihat bolak balik ke toilet, meski mendapat pengawalan oleh pengawas ujian, IR melahiran seorang bayi laki-laki yang ditemukan dengan kondisi yang masih berlumuran darah dan berada dal Flus Toilet (Penampung air)
Kepala Unit Humas Unhas Ishaq Rahman sepertibyang dilangsir oleh viva.co.id mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.45, disaat ujian sedang berlangsung, IR yang diduga ibu dari bayi tersebut mengeluh sakit perut dan meminta izin ketoilet, bahkan hingga tiga kali berturut-turut.
Baca Juga :
“Kejadian saat ujian berlangsung, dimana seorang peserta mengajukan izin ketoilet, bahkan hingga tiga kali, dan mendapat mengawalan petugas,”Kata ishaq Rahman Humas Universitas Hasanuddin Makassar
Ishaq menjelaskan, setelah beberapa kali bolak balik ketoilet, petugas menaruh curiga atas apa yang dialami IR, dan saat ketiga kalinya ke toilet, IR berada cukup lama di dalam toilet bahkan hampir sejam.
Meghindari terjadinya hal-hal yang tak dinginkan, petugas akhirnya memanggil tim medis yang memang telah disiapkan panitia ujian. Dan saat IR keluar dari kamar toilet IR terlihat basah kuyup, dan nampak ceceran darah yang mengalir di kakinya, sehingga tim medis langsung mengantar IR ke RS Unhas untuk selanjutmenya mendapat perawatan medis.
Sebelumnya, saat tim medis menghampir toilet untuk mengetahui kondisi IR, namun IR menolak tim medis masuk kedalam toilet, diwaktu yang bersamaan, tim media mendengar rintihan meringis dari dalam toilet.
Saat IR berada di RS Unhas, cleaning service memeriksa toilet dan ditemukan bayi di kotak flush toilet (penampung air) dalam keadaan hidup.
“Pengawas datang, telepon kembali tim medis untuk ambil itu bayi. Dibungkus kain seadanya lalu dibawa ke rumah sakit,” cerita Ishaq.
“Menurut keterangan tim medis kami, ketika bayi tiba di RS Unhas, peserta yang tadi mengaku kalau itu anaknya. Peristiwa ini, meski dalam suasana SNMPTN, tapi dil uar kontrol kami sebagai panitia,” kata Ishaq.




Komentar