MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 dalam prosesi yang berlangsung di Hotel Gammara, Makassar.
Pelantikan tersebut terbilang istimewa karena dilakukan langsung oleh tiga Ketua Umum KNPI, yakni Ali Hanafi, Putri Khairunisa, dan Haris Pratama, sebagai simbol konsolidasi dan penyatuan elemen kepemudaan.
Momentum ini sekaligus menandai upaya meredam dinamika internal KNPI yang selama ini sempat mencuat di berbagai daerah, termasuk di Sulawesi Selatan.
Baca Juga :
Prosesi pelantikan turut disaksikan Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, didampingi Wakil Ketua DPRD Rahman Pina serta sejumlah anggota dewan lainnya.
Selain itu, acara juga dihadiri sejumlah kepala daerah, pimpinan partai politik, serta organisasi kepemudaan yang berhimpun di bawah KNPI.
Dalam kepengurusan baru, Vonny Ameliani Suardi yang merupakan politisi Partai Gerindra didampingi Agus Rasyid Butu sebagai Sekretaris dan Irfan Malluserang Kahfi sebagai Bendahara.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kembali soliditas KNPI Sulsel sebagai wadah berhimpunnya berbagai organisasi kepemudaan.
Kehadiran tiga ketua umum dalam satu forum pelantikan dinilai sebagai langkah strategis untuk menegaskan legitimasi kepengurusan serta memperkuat persatuan di tubuh KNPI.
Vonny Ameliani Suardi diharapkan mampu merangkul seluruh elemen pemuda, sekaligus menghadirkan kepemimpinan yang inklusif dan progresif.
Selain konsolidasi internal, KNPI Sulsel ke depan juga diharapkan dapat memainkan peran lebih aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Dengan dukungan lintas sektor, kepengurusan baru ini diharapkan mampu mengakomodasi aspirasi pemuda serta mendorong lahirnya program-program yang berdampak langsung bagi generasi muda di Sulawesi Selatan.
Pelantikan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum penting untuk mengembalikan peran KNPI sebagai motor penggerak pemuda yang solid, kritis, dan berdaya saing. (*)




Komentar