Ia memuji Burhanuddin Unru sebagai bupati yang luar biasa. Dengan jenjang karir yang juga luar biasa, mulai dari kepala desa, camat, kepala dinas, asisten, sekretaris daerah dan bupati.
“Pak Bupati pamit dari dunia politik setelah nanti selesai. Ingin menjadi petani kedelai di Danau Tempe, kira-kira begitulah,” kata Sumarsono.
“Kalau di Jawa kedelai menghasilkan tempe, kalau di sini tempe (danau) menghasilkan kedelai,” lanjutnya yang disambut tawa dan tepuk tangan.
Sebelumnya, Burhanuddin Unru dalam sambutannya menyampaikan keinginannya untuk menjadi petani.
“Mudah-mudahan umur panjang, tidak ada masalah sampai tahun 2019 di bulan Februari,” ucapnya.
Dia juga menyampaikan agar bupati terpilih juga memperhatikan pembangunan, khususnya pertanian. (*)
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…
This website uses cookies.