Pilkada Sulsel Rawan Konflik, Mabes Polri Turunkan Lima Jendral

Suriadi
Suriadi

Rabu, 13 Juni 2018 01:01

Pilkada Sulsel Rawan Konflik, Mabes Polri Turunkan Lima Jendral
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, nampaknya menjadi perhatian Markas Besar (Mabes) Polisi Republik Indonesia (Polri) terkait kerawanan konflik pilkada di Sulsel.

Bahkan Mabes Polri telah membentuk tim khusus untuk mengamankan pilkada di wilayah Sulawesi Selatan. Pembentukan Timsus tersebut berdasarkan surat perintah bernomor Sprin/1503/VI/PAM.2.4/2018 yang dikeluarkan Wakapolri Komjen Pol Syafruddin.

“Ini khusus membantu Polda Sulsel dalam pengamanan,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (12/6).

Dia mengatakan, Sulsel merupakan salah satu wilayah yang yang memiliki kerawanan dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah.

“Ada beberapa daerah perlu tim asistensi diantaranya Sulsel,” imbuhnya.

Selain Sulsel, mabes polri juga menjadi perhatian mabes Polri seperti di Sumatera. “Ada juga (di sana), tapi yang suratnya beredar cuma satu (Sulsel), tukas Setyo.

Diketahui, dalam Sprin tersebut, Wakapolri menunjuk lima perwira tinggi (pati) Polri untuk mengamankan pilkada di wilayah Sulawesi Selatan. Diantaranya, Wairwasum Irjen Pol Agung Sabar Santoso sebagai ketua tim, Wakabareskrim Irjen Pol Antam Novambar sebagai wakil ketua tim serta Wadankor Brimob Polri Brigjen Abdul Rakhman Baso, Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Fadhil Imran dan Karopaminal Divpropam Polri Brigjen Teddy Minahasa sebagai anggota tim.

Selain menjalankan tugas kedinasan, kelima pati itu juga harus menegakan hukum sesuai aturan yang berlaku terhadap kasus-kasus yang menyangkut pilkada di Sulsel. “Dan kasus-kasus lain yang berkaitan dengan rasa keadilan masyarakat,” bunyi surat perintah itu.

Tugaa tersebut mulai berlaku mulai Senin kemarin (11/6) hingga waktu yang tak ditentukan. Mereka diminta untuk berkoordinasi dengan Polda Sulsel terkait tugas tersebur.

“Melaporkan pelaksanaan perintah kepada Kapolri atau Wakapolri atau Irwasum Polri dan melaksanakan perintah dengan penuh rasa tanggung jawab,” tukas surat itu.

Adapun dalam Pilkada Sulsel terdapat empat pasang calon yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pertama Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman dengan partai pengusung PAN, PDI-P, dan PKS (20 kursi). Selanjutnya, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar yang diusung Golkar, Nasdem, Hanura, PKB, PKPI (35 kursi).

Kemudian Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar yang daftar melalui jalur perseorangan 501.046 dukungan). Terakhir Agus Arifin Nu’mang-Tanri Balilamo yang diusung Gerindra, PPP, PBB (19 kursi).(**)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 September 2026 16:37
Warga Keluhkan Pemadaman Bergilir, Appi Panggil PLN ke Balai Kota: Ditarget Normal 5 September
MAKASSAR, Trotoar.id — Keluhan warga Makassar soal pemadaman listrik bergilir langsung ditindaklanjuti Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Manajem...
Daerah01 September 2026 16:33
PAD Barru Triwulan II Capai 45,72 Persen, Abustan Dorong Digitalisasi Pajak dan Retribusi
BARRU, Trotoar.id  — Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mendorong digitalisasi transaks...
Metro01 September 2026 14:40
Disdik Makassar Bantah Ada Pemaksaan Beli Buku “Jelajah Hijau” ke Siswa
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar membantah adanya instruksi maupun pemaksaan kepada sekolah untuk mewajibkan siswa mem...
Daerah01 September 2026 13:48
Sawah Arateng Dilanda Kekeringan, Bupati Sidrap Salurkan 18 Pompa Air untuk Petani
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung mengecek kondisi persawahan di Arateng, Kelurahan Tellu Limp...