TROTOAR.ID, MAROS– Bekal perolehan suara yang signifikan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009 lalu, mencapai 76.000, mendorong Nurhasan optimis mampu merebut satu kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel II.
Daerah Pemilihan yang meliputi Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, Kota Parepare, Kabupaten Wajo, Soppeng, Bone, Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba pada Pileg 2019 mendatang.
“Sebenarnya, boleh dikatakan pada Pileg 2009 saya sudah masuk DPR RI, jika melihat peroleh suara yang mencapai 76.000 lebih. Jumlah suara itu sebenarnya sudah cukup. Bahkan, suara saya itu menduduki kursi keenam dari sembilan kursi yang diperebutkan di Dapil Sulsel II saat itu, namun partai tidak lolos PT,” ujar Nurhasan yang saat itu maju melalui Partai Bintang Reformasi (PBR).
Baca Juga :
Mantan Ketua PBR Sulsel ini, mengatakan, kesuksesan yang tertunda itu, akan dijadikan modal untuk kembali maju pada Pileg 2019 mendatang. Bahkan, ia optimis dengan mengendarai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Pileg 2019 mendatang, mampu mewujudkan cita-cita politiknya yang tertunda itu.
Bekal pendukung lainnya, menurut Nurhasan, adalah peroleh suaranya yang cukup signifikan pada Pemilihan Umum Kepala Dearah (Pemilukada) Kabupaten Maros 2010 lalu.
“Alhamdulillah, saat itu, masyarakat Maros banyak memberikan dukungan suara. Saat itu saya berpasangan dengan Abdul Karim Saleh dengan tagline Nurkarim (Nur Hasan-Abdul Karim Saleh). Inilah akan menjadi salah satu simpul suara yang akan dimaksimalkan pada Pileg 2019 mendatang,” ujar putra Maros ini.(abadi)




Komentar