TROTOAR.ID MAKASSAR — Gempa Bumi yang mengguncang Lombok Utara pada minggu 5 Agustus 2018, sore tadi mengakibatkan tiga warga meninggal dunia dan sejumlah bangunan rubuh.
Bupati Lombok Utara Najmul Kahyar saat dikonfirmasi mengatakan akibat Gempa yang berdampak sunami mengakibatkan puluhan rumah penduduk ratahbdengan tanah
“Berdasarkan informasi saat ini ada tiga orang yang dinyatakan meninggal dunia namun saya belum bisa mengkonfirmasi secara langsung korban yang ada di tempat lain”,jelasnya.
Baca Juga :
Pihaknya juga telah memerintahkan jajaran pemerintah daerah untuk langsung mendirikan tenda pengungsian dan gerak cepat memberikan bantuan kepada korban, sambil meminta warga untuk tetap tenang meski peringatan sunami telah di cabut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah telah mendirikan posko penanggulangan kesehatan serta mendistribusikan bantuan kebutuhan pangan dan sandan bagi para korban seperti selimut, tenda dan makanan kepada para pengungsi.
“Saat ini kami sudah mendirikan posko penanggulangan dan mendistribusikan bantuan bangan serta obat-obatan dan tim medis serta tenda pengungsian, dan mengimbau kepada warga untuk sementara diposko pengungsian,” jelasnya
Namun untuk mengevakuasi korban yang mungkin tertimbun reruntuhan bangunan saat ini belum dapat dilakukan dikarenakan masih fokus untuk mengevakuasi warga yang saat ini mengungsi.
“Kondisi Lombok Utara saat ini pun masih gelap gulita,”pukasnya. (**)




Komentar