Dalam data yang diterbitkan oleh Pemprov. Sulsel (8/8) kabupaten terbanyak yang akan menerima adalah kabupaten Sinjai dengan jumlah 3. 124 sementara di posisi ke dua adalah pemprov dengan jumlah 2700 dan di posisi ke tiga adalah kabupaten Bulukumba dengan jumlah 2000.
Beberapa kabupaten tidak mengusulkan seperti kabupaten Sidrap,Toraja,Takalar dan Kabupaten Maros.
Sebelumnya diketahui bahwa Pemerintah daerah kabupaten Maros tidak mengusulkan formasi atau penerimaan cpns karena kelebihan pegawai.
Hal itu langsung dibenarkan oleh Chaidir Syam yang juga Ketua DPRD Maros. Chaidir menilai langkah yang dilakukan oleh pemerintah daerah adalah langkah yang kondisional.
Saat ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tengah berkoordinasi untuk memeratakan kondisi tenaga pengajar atau guru di kabupaten Maros.
” di Maros ada beberapa yang kami butuhkan seperti tenaga kesehatan dan guru” katanya. Rabu (8/8/2018).
Chaidir sangat berharapa perhatian pemerintah pusat terhadap tenaga honorer K2 yg masih tersisa untuk tetap mencari jalan keluar dan penyelesaiannya. (ABADI)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjuk sejumlah tokoh sebagai Tim Ahli Kegiatan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Koordinator Badan Musyawarah DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Saiful, menghadiri kegiatan launching…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Olimpiade Sains Madrasah (OSM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 resmi digelar di…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi meluncurkan program “Sidrap Free Stunting” melalui…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian Andi Amran…
This website uses cookies.