Bahkan ketua DPRD Kabupaten Maros Chaidir Syam, berharap agar pemerintah pusat dapat memberikan perhatiannya kepada tenaga Honorer K2, khususnya tenaga Pendidik (Guru);dan tenaga medis (Perawat).
“Insya Allah kita tidak akan tinggal diam, dan kami akan berjuang agar tenaga Honorer bisa menjadi perhatian pemerintah,” kata Chaidir Syam
Meski diakuinya saat ini pemerintah kabupaten Maros mengakui kekurangan tenaga pendidik dan tenaga medis.
Bahkan lanjutnya saat ini BKD juga mencari solusi dengan langkah yang kondisional untuk mencarikan Solusi atas hal tersebut.
“Kita tetap mencarikan solusi, khusus untuk tenaga medis dan guru,”Pungkas Chaidir.(**)
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) menghadiri peresmian pengoperasian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bunda Forum Anak Kota Makassar, Melinda Aksa, membuka secara resmi kegiatan Pemilihan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) terus…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sidrap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana…
This website uses cookies.