Perum Bulog Sebut Tahun Depan Sulsel Surplus Beras Hingga 3 Juta Ton

Suriadi
Suriadi

Kamis, 27 September 2018 20:27

Perum Bulog Sebut Tahun Depan  Sulsel Surplus Beras Hingga 3 Juta Ton
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Blog Imam Subowo mengungkapkan potensinya Dumai beras di Sulsel cukup besar, sebab potensi produksi beras di Sulsel mencapai 4.075.218 ton.

Adapun dari jumlah produksi tersebut, ada sekitar 825.944 ton beras yang di konsumsi masyarakat di Sulsel, sehingga Sulsel akan surplus beras hingga 3.249.274 ton pertahun.

Hal tersebut diungkapkannya di hadapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat, Prem Bulog melakukan pertemuan di kantor Gubernur Sulsel siang tadi.

“Untuk tahun depan di prediksikan Sulsel akan surplus beras hingga 3.249.274 ton pertahun. Apa lagi potensi produksi beras di Sulsel cukup besar,” ungkap Imam

Imam juga menyampaikan jika
kondisi perberasan di Sulsel dengan produksi komoditi padi yang besar serta kualitas yang baik akan mendorong Sulsel sebagai wilayah pemasok beras terbanyak di sejumlah wilayah, namun hal itu perlu didorong g dengan pengembangan infrastruktur seperti pelabuhan yang mengakibatkan jumlah produksi beras di wilayah lain tidak tercatat dengan jelas

Tahun 2017 saja lanjutnya, Divre Sulselbar telah melakukan pengiriman beras ke sebagian besar wilayah Indonesia sebesar 260.768 ton atau dengan nilai kurang lebih Rp2,3 triliun

Bahkan dengan lahirnya PIB Lappade, diharapkan mampu mencatat neraca perdagangan daerah yang juga berfungsi sebagai instrumen pengedalian harga, potensi peningkatan pendapatan daerah, sebagai pusat perdagangan wilayah, menjamin ketersediaan dan akses pangan masyarakat meningkat.

“PIB adalah tempat pertemuan penjual dan pembeli untuk perdagangan komoditas pangan beras yang dikelola oleh Perum Bulog dengan dukungan penuh pemerintah pusat dan daerah,” kata Imam.

Nurdin Abdullah dikesempatan tersebut juga menyampaikan pemerintah provinsi juga terus mendorong peningkatan produksi beras di sejumlah wilayah, agar potensi produksi beras dapat lebih besar lagi.

Apa lagi dikatakannya, hadirnya ide pengembangan beras dari Bulog adalah berkah bagi Sulsel. Ini juga akan menghilangkan masalah yang dihadapi yaitu database perberasan.

“Ini berkah buat Sulsel, pengembangan bisnis Bulog. Sementara itu tanggung jawab provinsi ini bagaiman ketersediaan beras. Kedua, perencanaan bisa sinkron. Salah satu kelemahan kita tidak punya data beras,” sebut NA.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 Mei 2026 23:37
Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026 di UPT SD Negeri 9 Benteng p...
Metro02 Mei 2026 23:34
Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun kegiatan komunitas yang dige...
News02 Mei 2026 23:30
Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda Universitas Terbuka Makas...
News02 Mei 2026 23:15
Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional. Di tengah dinamika sosial...