Ada Teriakan Minta Tolong di Reruntuhan Bangunan di Hotel Ria Ria Kota Palu

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 29 September 2018 23:42

Ada Teriakan Minta Tolong di Reruntuhan Bangunan di Hotel Ria Ria Kota Palu
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Sekitar 50 hingga 60 orang pengunjung Hotel Roa Roa yang ada di pusat Kota Palu masih terperangkap dalam reruntuhan gedung hotel yang berlantai 8 tersebut

Bahkan teriakan minta tolong terus bergema dalam kegelapan yang terjadi di kota Palu, akibat gempa bumi yang berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) yang disertai Gelombang tsunami setinggi 3 meter.

Bahkan tim SAR mengalami kesulitan untuk menyelamatkan korban yang masih selamat dalam reruntuhan bangunan hotel, akibat alat berat untuk mengangkat reruntuhan bangunan.

“Diperkirakan ada sekitar 50-60 orang terjebak dalam reruntuhan hotel Roa Roa Collaps,” Ungkap Kabasarnas Marsdya Syaugi seperti dilansir detikcom

Syaugi sempat meninjau hotel Roa Roa, mendapat informasi dari pihak manajer hotel yang berhasil menyelamatkan diri sebelum gedung tersebut ambruk

Bahkan Syugi mendengar langsung teriakan warga yang meminta tolong, namun apalah daya keterbatasan alat yang membuat Tim SAR tidak dapat berbuat banyak

“Tadi saya masih dengar suara dengar orang-orang minta tolong, belum bisa evakuasi karena alat berat terbatas,” jelas Syaugi.

Sebelumnya Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan persnya juga mengatakan hal yang sama, jika pihak ya mendingan masih banyak korban yang terjebak dalam reruntuhan bangunan

“Berbagai bangunan, mulai rumah, pusat perbelanjaan, hotel, rumah sakit, dan bangunan lainnya ambruk sebagian atau seluruhnya. Diperkirakan puluhan hingga ratusan orang belum dievakuasi dari reruntuhan bangunan,” kata Sutopo.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan Syamsibar yang di hubungi mengatakan jika Tim Kemanusiaan dari Sulawesi Selatan juga telah mengirimkan alat berat di kota palu, untuk mengevakuasi korban yang tertimbun reruntuhan bangunan.

“Iya kemarin kami kirim alat barat ke palu, dan alat tersebut nantinya di gunakan untuk mendeteksi serta mengevaluasi korban yang terjebak dalam reruntuhan bangunan, “Ungkap Syamsibar Kepala BPBD Provinsi Sulawesi selatan.(**)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro05 September 2026 15:27
Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, SPAM hingga Salat Istisqa Minta Hujan
MAKASSAR, Trotoar.id— Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memilih menempuh dua jalur sekaligus menghadapi kemarau panjang dan krisis air bersih: berge...
Metro05 September 2026 15:18
Wabup Nurkanaah Serahkan Santunan untuk Dua Keluarga Korban Kebakaran di Teteaji
SIDRAP, Trotoar.id — Musibah kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga di Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidr...
Daerah05 September 2026 15:15
BISA ORASI ke-2 Bahas Strategi Mengubah Potensi Sidrap Jadi Kekuatan Ekonomi
SIDRAP, Trotoar.id — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memiliki beragam potensi sumber daya manusia dan ekonomi. Namun, potensi tersebut belum cu...
Daerah05 September 2026 15:12
PIK-R ORYZASATIVA SNAKMA, Ruang Aman Remaja untuk Berbagi Cerita dan Menata Masa Depan
SIDRAP, Trotoar.id — Tidak semua cerita remaja mudah disampaikan. Ada persoalan yang hanya bisa dibicarakan ketika mereka merasa aman, didengar, dan...