Gelar Whorsop Kepemiluan KPU Gowa Bagi 18 Gelombang

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 07 November 2018 02:05

Gelar Whorsop Kepemiluan KPU Gowa Bagi 18 Gelombang
TROTOAR.ID, GOWA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gowa memberikan pembekalan kepada calon penyelenggara adhoc melalui kegiatan Workshop Kepemiluan di Kecamatan Barombong, Selasa (6/11/2018).

Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Barombong.

Workshop Kepemiluan sendiri akan dilaksanakan 18 gelombang diseluruh kecamatan dengan jumlah total peserta mencapai 540 orang. Setiap gelombang nantinya akan dibagi ke dalam empat sesi materi dimana masing-masing materi bertema Demokrasi & Sistem Pemilu, Hak Pilih dan Kategori Pemilih, Tata Cara Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Etika dan Pidana Pemilu.
Untuk Workshop Kepemiluan Gelombang pertama hadir pemateri Komisioner KPU Gowa Wasilah yang memaparkan tentang nilai demokrasi. Pada kesempatan itu dia juga membangun semangat peserta dengan diskusi kelompok tentang prinsip pemilu yang bebas dan adil.
“Setiap penyelenggaraan pemilu harus berdasarkan nilai-nilai demokrasi dengan menegakkan prinsip dan standar pemilu agar penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil dapat terjamin,” ujar pria yang juga membawahi Divisi Data KPU Gowa ini.
 
Pada sesi II hadir pemateri Nuzul Fitri yang membawakan materi tentang tata cara pemungutan dan penghitungan suara.
Perempuan yang juga membawahi Divisi Sosialisasi dan SDM KPU Gowa ini juga menyampaikan materinya dengan cara Building Resources In Democratic, Government and Election (Bridge).
“Dengan metode ini kami  menggali pengalaman peserta ketika melaksanakan pemilu sebelumnya sehingga bisa sharing dengan peserta lainnya. Juga ada transfer pengetahuan kepemiluan yang nantinya berguna bagi peserta jika ingin berkarir sebagai penyelenggara pemilu,” jelas Fitri. 
 
Sesi III menghadirkan Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sulsel Mardiana Rusli yang membawakan materi data pemilih. Dan sesi terakhir diisi komisioner KPU Gowa divisi hukum Tasrif yang menjelaskan etika penyelenggara dan pidana pemilu.
 
Program ini melibatkan peran serta masyarakat yang seluas-luasnya dimana mereka diberikan pendidikan mengenai kepemiluan yang nantinya akan menjadi prioritas dalam rekruitmen penyelenggara ad-hock serta sebagai motor gerakan sadar pemilu dengan membentuk komunitas-komunitas peduli pemilu.
 
Peserta workshop ini juga nantinya akan menjadi mitra KPU Gowa dalam menjalankan agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih.
Bentuk peran serta masyarakat ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran tinggi serta tanggung jawab penuh masyarakat untuk menggunakan haknya dalam pemilu secara optimal. Diharapkan output program workshopkepemiluan ini sebagai upaya KPU Gowa untuk melahirkan calon-calon penyelenggara pemilu yang profesional dan berintegritas.
 
Program Workshop Kepemiluan  yang dilaksanakan KPU Gowa melibatkan kelompok masyarakat yang berasal dari 6 segmen pemilih strategis yaitu: 1. pemilih pemula; 2. kelompok organisasi pemuda; 3. tokoh agama; 4. kelompok perempuan; 5. penyandang disabilitas;  6. kelompok profesional.(kpu gowa/ed diR)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Agustus 2026 14:18
130 Rumah Tangga di Gowa dan Bantaeng Dapat Bantuan Listrik Gratis dari Pemprov Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperluas akses energi listrik bagi masyarakat yang belum menikmati penerangan se...
Parlemen27 Agustus 2026 02:41
MYP Tahap II Sulsel Tembus Rp5 Triliun, Total Komitmen Pembangunan Capai Rp7,7 Triliun
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama DPRD Sulsel mulai mematangkan skema Multi-Year Project (MYP) tahap II dengan nil...
Politik27 Agustus 2026 02:16
NasDem Sulsel Mulai Panaskan Mesin Politik, Konsolidasi Kader dan Caleg Disiapkan untuk 2027
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik menghadapi rangkaian tahun politik yang akan datang.  Konsolid...
Parlemen27 Agustus 2026 02:07
Wakil Ketua DPRD Sulsel Ingatkan Pemprov Tak Potong TPP untuk Biayai Program Pemerintah
MAKASSAR, Troroar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel agar tidak ...