TROTOAR.ID, MAKASSAR — Jajaran Polda Sulsel dan Kodam XIV Hasanuddin menyiagakan sebanyak 5.100 personel gabungan TNI-Polri, untuk mengawal perayaan Natal dan Tahun baru.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono, mengungkapkan jumlah personilyang disiagakan akan tersebar di sejumlah wilayah yang ada di Sulawesi Selatan termasuk di tempat-tempat keramaian dan tempat Ibadaha berupa Gerja.
“Nanti personil yang dilibatkan ini, akan lebih fokus menjaga tempat ibadah dan pusat keramaian, ini kami lakukan untuk memberikan rasa nyaman bagi warga Sulsel yang merayakan Natal dan Tahun Baru,”kata Umar usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2018 di Makassar, Jumat (21/12).
Baca Juga :
Bahkan Kapolda Sulsel yang dikenal sangat rekijius juga menegaskan tidak akan memberi kompromi kepada pelaku tindak pidana kekerasana seperti begal dan kelompok radikalisme, sebab tidak menuntut kemungkinan ada pihak tertentu yang memanfaatkan momen natal dan tahun baru.
“Kami tetap waspada pada tindakan radikalisme seperti terorisme, dan kejahatan begal, dan sejak awal kami menggelar Operasi Cipta Kondisi, sekarang tetap kami beri atensi besar terhadap kelompok radikalisme jambret, begal, dan sebagainya,” imbuh jenderal bintang dua tersebut.
Sementara itu, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjend Surawahadi menjelaskan, personel yang dilibatkan juga nantinya akan terlibat dalam pengamanan Presiden yang melakukanj kunjungan kerja di Sulsel.
bahkan pihaknya juga akan tetap memaksimalkan seluruh pelaksanaan pengawasan hingga pengamanan yang bersifat teknis, dan diharapkan peran serta masyarakat ikut menjaga ketertiban dan keamanan dan tidak merasa risau dalam melakukan aktifitas seperti biasa. Baik melaksanakan ibadah, maupun saat merayakan pergantian tahun nanti.
“Kami akan persiapkan secara optipal. Kami yakin bahwa semua pelaksaannya akan berjalan aman,” terang Surawahadi.
Dimana personil tersebut juga nantinya akan di lepas keseluruh pelosok daerah di Sulsel hingga 4 Januari mendatang.




Komentar