TROTOAR.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulsel akan segera mengambil kebijakan dengan membubarkan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) yang dianggap tidak di butuhkan lagi.

Pembubaran TP2D, menurut Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dianggap telah sesaui dengan kebutuhan dan tugas dari TPD2 yang berfungsi sebagai tim transisi kepemimpinan Gubernur Sulsel.
“Dalam waktu dekat kita akan membubarkan TP2D harus dibubar, mereka kan semua cuma tim transisi, apa lagi pembahasan APBD telah usai sekarang semua berlanjut dipercepatan penyaluran APBD dan harus dibubarkan,”ungkapnya saat ditemui di Ruangan Pimpinan Pemprov Sulsel, Jumat (21/12/2018).
- Gubernur Sulsel Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Gowa Bantu Rangga
- Gubernur Sulsel Komitmen Perkuat Infrastruktur Jalan di Wajo Senilai Rp522 Miliar
- Gubernur Sulsel Lepas Puluhan Ribu Peserta Jambore PKK 2025 di Bone
- Hari Kesaktian Pancasila, Gubernur Sulsel Ajak Warga Perkuat Gotong Royong dan Persatuan
Sebagai penganti dari tim bentukan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman, Pemrov Sulsel akan membentuk sebuah lembaga baru untuk mengantikan tugas dan fungsi dari TP2D.
“INsya Allah Awal Tahun ini kita sudah akan memulai merancang untuk pembentukan lembaga yang lebih kecil lagi, dan nanti kita akan seleksi siapa-siapa orangnya,”jelasnya.
Dan anggaran yang telah disiapkan untuk kinerja TP2D jelasnya nantinya akan dialokasikan kelembaga dan tim yang baru akan dibentuk Pemrov Sulsel dalam waktu dekat ini.
“Anggarannya kan sudah ada sisa kita nantinya alokasikan untuk digunakan tim yang baru dan lembaga bentukan baru. yang menganti tugas dan fungsi TP2D tidak banyak lagi anggotanya,” pungkasnya.


