Pemprov Sulsel

Dari Screening hingga Pascoperasi, 23 Warga Jalani Operasi Katarak Gratis di RSUD Labuang Baji

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 16 September 2026 21:52

Dari Screening hingga Pascoperasi, 23 Warga Jalani Operasi Katarak Gratis di RSUD Labuang Baji

MAKASSAR, Trotoar.id — Harapan mendapatkan kembali penglihatan yang lebih baik terbuka bagi 23 warga setelah menjalani operasi katarak gratis di UPT RSUD Labuang Baji, Makassar, Sabtu (12/9/2026).

Mereka merupakan bagian dari 50 lansia dari sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan yang sebelumnya mengikuti screening katarak dalam kegiatan bakti sosial yang digelar melalui kolaborasi lintas lembaga.

Program tersebut melibatkan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Yayasan Kita Bisa, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), serta RSUD Labuang Baji sebagai fasilitas kesehatan tempat pelaksanaan operasi.

Penjaringan peserta dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Makassar, Gowa, Takalar, Wajo hingga Luwu. Proses tersebut turut melibatkan UPT Kementerian Sosial, yakni Sentra Wirajaya Makassar, Sentra Gau Mabaji Gowa dan Sentra Pangurangi Takalar.

Para calon peserta diprioritaskan dari kelompok masyarakat desil 1 dan desil 2. Setelah terjaring, mereka menjalani pemeriksaan mata oleh dokter spesialis mata di Poliklinik Mata RSUD Labuang Baji untuk memastikan kondisi dan kebutuhan penanganannya.

Screening berlangsung selama dua hari, 10–11 September 2026. Dari 50 peserta yang diperiksa, sebanyak 23 orang dinyatakan membutuhkan tindakan operasi katarak.

Sementara peserta lainnya tidak langsung menjalani operasi. Mereka mendapatkan rekomendasi pelayanan lanjutan melalui rawat jalan sesuai dengan kondisi masing-masing.

Pelaksanaan operasi kemudian dilakukan pada 12 September 2026 di ruang operasi RSUD Labuang Baji. Tim medis melibatkan dokter spesialis mata dari RSUD Labuang Baji dan RSUD Bhakti Pajajaran.

Direktur UPT RSUD Labuang Baji, Suharnah, S.K.M., M.Tr.A.P., mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial menjadi salah satu bentuk pelayanan yang memungkinkan fasilitas kesehatan pemerintah memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Tentu dalam kegiatan operasi katarak ini, kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini dengan menyiapkan fasilitas serta tenaga medis terbaik yang kami miliki,” kata Suharnah, Sabtu (12/9/2026).

Ia menambahkan, dukungan terhadap kegiatan tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Selatan untuk memaksimalkan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini juga sejalan dengan program dan instruksi Bapak Gubernur Sulawesi Selatan untuk menyiapkan dan memaksimalkan seluruh fasilitas kesehatan yang dimiliki Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Pelayanan bagi para peserta tidak berhenti setelah tindakan operasi. RSUD Labuang Baji juga memberikan kontrol pascaoperasi untuk memantau kondisi mata sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.

Melalui kegiatan tersebut, RSUD Labuang Baji berharap kerja sama antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi dan lembaga sosial dapat terus dikembangkan. Bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan operasi katarak, kolaborasi semacam ini menjadi salah satu jalan untuk memperoleh penanganan yang dibutuhkan.

Penulis : Febri

 Komentar