TROTOAR.ID, MAKASSAR — Fenomena alam yang terjadi beberapa hari terakhir, khususnya di Sulawesi Selatan menjadi salah satu fenomena yang mengegerkan masyarakat Kota Makassar dan Sulawesi Selatan secara umumnya.
Bahkan fenomena alam, dengan penampakan Awan berbentuk tsunami sebelumnya terjadi diatas bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dari fenomena tersebut merupakan fenomena langkah yang terjadi.
Bahkan menurut pakar spiritual, Mbah Mijan, sepwrti dilansir okezone menganggap, bentukan awan mirip tsunami merupakan cara Al semesta melakukan komunikasi kepada penghuni bumi (manusia)
Ia menjelaskan, fenomena Al tersebut sebagai teguran, agar manusia selalu waspada, dimana diakuinya jika bencana alam sebenarnya tidak membunuh manusia, hanya saja akibat bencana berupa puing-puing bangunan atau benda lainnya yang menyebabkan seseorang meninggal karena terempas ataupun tertimbun.
“fenomena itu adalah cara bagaimana alam semesta dapat berkomunikasi dengan manusia. Bencana itu tak serta merta membunuh manusia, yang menjadi pembunuhnya itu kan berupa reruntuhan bangunan yang menimpa manusia dan sebagainya,” ungkap Mbah Mijan, seperti dikutip Okezone, Kamis (3/1/2019).
Oleh karena itu, melalui fenomena teraebut, Mbah Mijan mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu mengingat kembali kepada sang pencipta, sebab fenomena tersebut merupakan pesan yang bisa menjadi teguran untuk kita semua.
“ini merupakan teguran, ayo kita mengingat kembali tentang sang pencipta, kita ingat sang penguasa alam semesta. Ini semua adalah suatu pertanda sama seperti yang ada di Makassar,” lanjutnya.
Meakibdemikian, Mbah Mijan juga berpesan kepada warga Makassar dan khususnya Sulsel untuk tidak risau akan fenomena tersebut, sebab bencana dapat di hindari dengan kesadaran dan doa yang dipanjatkan kepada yang maha kuasa.
“Saya dari dahulu meyakini bahwa doa yang dibaca ribuan orang, akan menggeser atau mengubah sebuah ketetapan tuhan. Artinya berdoa itu bisa mengubah nasib manusia, berbagi itu bisa mengubah kondisi,” sambungnya.
Diketahui kumpulan awan hitam berwujud tsuni menggegerkan masyarakat Makassar, dana kejadian tersebut terjadi pada Rabu 2 Januari 2019 sekira pukul 08.00 WITA.




Komentar