Awan Berbentuk Tsunami Terjadi di Makassar, Ini Pesan Mbah Mijan

Suriadi
Suriadi

Kamis, 03 Januari 2019 17:22

Awan Berbentuk Tsunami Terjadi di Makassar, Ini Pesan Mbah Mijan

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Fenomena alam yang terjadi beberapa hari terakhir, khususnya di Sulawesi Selatan menjadi salah satu fenomena yang mengegerkan masyarakat Kota Makassar dan Sulawesi Selatan secara umumnya.

Bahkan fenomena alam, dengan penampakan Awan berbentuk tsunami sebelumnya terjadi diatas bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dari fenomena tersebut merupakan fenomena langkah yang terjadi.

Bahkan menurut pakar spiritual, Mbah Mijan, sepwrti dilansir okezone menganggap, bentukan awan mirip tsunami merupakan cara Al semesta melakukan komunikasi kepada penghuni bumi (manusia)

Baca Juga  Gubernur Sulsel dan Kadis Kesehatan Lutra Berkemah di Desa Bissoloro Kabupaten Gowa

Ia menjelaskan, fenomena Al tersebut sebagai teguran, agar manusia selalu waspada, dimana diakuinya jika bencana alam sebenarnya tidak membunuh manusia, hanya saja akibat bencana berupa puing-puing bangunan atau benda lainnya yang menyebabkan seseorang meninggal karena terempas ataupun tertimbun.

“fenomena itu adalah cara bagaimana alam semesta dapat berkomunikasi dengan manusia. Bencana itu tak serta merta membunuh manusia, yang menjadi pembunuhnya itu kan berupa reruntuhan bangunan yang menimpa manusia dan sebagainya,” ungkap Mbah Mijan, seperti dikutip Okezone, Kamis (3/1/2019).

Baca Juga  Pemkot Makassar dan Kemenkeu RI Teken MoU Pemanfaatan Aset Negara untuk Makassar Creative Hub Nusantara

Oleh karena itu, melalui fenomena teraebut, Mbah Mijan mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu mengingat kembali kepada sang pencipta, sebab fenomena tersebut merupakan pesan yang bisa menjadi teguran untuk kita semua.

“ini merupakan teguran, ayo kita mengingat kembali tentang sang pencipta, kita ingat sang penguasa alam semesta. Ini semua adalah suatu pertanda sama seperti yang ada di Makassar,” lanjutnya.

Meakibdemikian, Mbah Mijan juga berpesan kepada warga Makassar dan khususnya Sulsel untuk tidak risau akan fenomena tersebut, sebab bencana dapat di hindari dengan kesadaran dan doa yang dipanjatkan kepada yang maha kuasa.

Baca Juga  Pansus Hak Angket Tancap Gas, BKD Pertama Nurdin Abdullah di Periksa Terakhir

“Saya dari dahulu meyakini bahwa doa yang dibaca ribuan orang, akan menggeser atau mengubah sebuah ketetapan tuhan. Artinya berdoa itu bisa mengubah nasib manusia, berbagi itu bisa mengubah kondisi,” sambungnya.

Diketahui kumpulan awan hitam berwujud tsuni menggegerkan masyarakat Makassar, dana kejadian tersebut terjadi pada Rabu 2 Januari 2019 sekira pukul 08.00 WITA.

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 15:18
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makass...
Politik05 November 2026 15:05
Aktivis FRAKSI Sebut Isu Dasco Jadi Cawapres sebagai Pengalihan Isu, Minta Kasus Penyadapan Diusut Tuntas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Munculnya isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bakal menjadi calon wakil presiden menuai sorotan di tengah mencuatnya kas...
Metro05 November 2026 11:14
HUT ke-419 Makassar, Pasar Murah Tawarkan Paket Sembako Rp63 Ribu di Lima Kecamatan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan program pasar murah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-...