Hadiri Pertemuan Tahunan PT IJK, Ini Kata Wagub Sulsel

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 12 Januari 2019 22:10

Hadiri Pertemuan Tahunan PT IJK, Ini Kata Wagub Sulsel

TROTOAR.ID, JAKARTA – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Wagub Sulsel) menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Tahun 2019 di Ballroom The Ritz Carlton Jakarta, Jum’at (11/1/2019) malam. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini, optimistis tahun 2019 perekonomian dan sektor jasa keuangan berada dalam tren perbaikan, dengan challenge yang tentu lebih banyak lagi.

Pihak OJK menjelaskan tren pertumbuhan yang positif telah dilewati dengan berbagai indikator, mulai pertumbuhan ekonomi hingga laju inflasi. Perekonomian tumbuh di angka 5,3 persen dengan inflasi yang terjaga relatif rendah di level 3,5 persen.

Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, kolaborasi perlu dilakukan untuk menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi. Dan untuk Sulawesi Selatan telah meletakkan pondasi yang baik.

“Kita perlu berkolaborasi untuk menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi dan menggalakkan investasi serta meningkatkan laju ekspor,” sebutnya.

Pondasi tersebut, terutama pada persiapan peningkatan ekspor dengan hadirnya direct call port dari Makassar ke Asia, Amerika, serta Eropa. Dari sebelumnya harus transit ke Surabaya terlebih dulu.

Hal ini telah memicu peningkatan ekspor langsung ke luar, yang bisa mereduksi cost (biaya) pengiriman hingga $200-500 per kontainer –tergantung destinasi ekspor.

“Intinya penyampaian Pak JK bagaimana kita berkolaborasi menatap 2019 lebih baik lagi dari 2018. Serta, menjaga keseimbangan ekspor terhadap impor, ekonomi mikro terhadap makro,” kata Andi Sudirman.

Lebih lanjut dijatakan, serta bagaimana posisi pemerintah sebagai regulator yang baik bagi pelaku ekonomi yang berkeadilan dan seimbang.

Andi Sudirman, menyampaikan optimis selalu ada selama kebijakan tepat dan hadir kerjasama lintas sektor.

Hal ini juga didukung oleh pemerintah yang telah memberi kebijakan khusus kepada pelaku ekonomi mikro, agar posisinya tidak menjadi pelaku yang mensubsidi pelaku ekonomi makro.

“Serta mendukung pembangunan infrastruktur untuk menekan cost produksi. seperti pelabuhan, jalan dan lain-lain. Agar dapat memicu investasi serta menghasilkan produk dalam negeri dengan nilai komersial berdaya saing dengan produk luar,” sebutnya.

IMG 20190112 WA0077 1

Sebelumnya, JK dalam sambutannya, mengatakan bahwa
memasuki tahun baru semua harus penuh optimisme, harapan, kegembiraan meski terdapat tantangan.

JK menyampaikan, Indonesia memiliki pengalaman di jasa keuangan yang harus menjadi guru dan pelajaran yang baik, serta krisis moneter tahun 1997-1998.

OJK juga dimintanya untuk melakukan pengawasan dengan lebih hati-hati dan lebih ketat lagi. (*/SANDI)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 September 2026 14:40
Disdik Makassar Bantah Ada Pemaksaan Beli Buku “Jelajah Hijau” ke Siswa
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar membantah adanya instruksi maupun pemaksaan kepada sekolah untuk mewajibkan siswa mem...
Metro01 September 2026 13:42
Makassar Lompat ke Peringkat 20 Pendataan Perlinsos Digital, 138 Ribu KK Sudah Terdata
MAKASSAR, Trotoar.id — Pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Kota Makassar menunjukkan lonjakan signifikan. Dalam kurun dua hingga ti...
Metro01 September 2026 13:38
Jalan Paleteang-Malimpung Makin Mulus hingga Batas Enrekang, Gubernur Sulsel Cek Langsung Progresnya
PINRANG, Trotoar.id — Ruas jalan Paleteang-Malimpung hingga arah Kabere yang menghubungkan Kabupaten Pinrang dengan perbatasan Kabupaten Enrekang me...
Metro01 September 2026 13:35
Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Rp7 Miliar untuk Tana Toraja, Ada Traktor hingga Hibah Rumah Ibadah
TANA TORAJA, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelontorkan bantuan keuangan senilai Rp7 miliar untuk mendukung pembangunan di Ka...