Nurdin Abdullah Dampingi Gubernur Ehime Menghadap Wapres JK

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 14 Januari 2019 19:06

Nurdin Abdullah Dampingi Gubernur Ehime Menghadap Wapres JK

TROTOAR.ID, JAKARTA — Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla (JK) menerima kunjungan Gubernur Perfekture Ehime, Jepang, Tokihiro Nakamura dan Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah (NA) di Kantor Wapres, di Jalan Merdeka Utama Jakarta Pusat, Senin (14/01).

Nurdin Abdullah mengatakan, kunjungan Gubernur Ehime kali ini, membawa rombongan pengusaha, termasuk perbankan. Mereka akan mengembangkan model operasi pengembangan akuakultur.

“Mereka akan mengembangkan budidaya ikan tuna, dan beberapa yang memang kulitas ekspor, kita berharap, besok di Makassar kita akan tandatangani MoU, ini tahapan awal untuk pengembangan,” kata Nurdin Abdullah.

Baca Juga  Wagub Jenguk Agustinus Ampang di RSU Andi Makkasau

Besok hingga dua hari ke depan, rombongan ini akan berada di Makassar dan merupakan kunjungan balasan setelah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah pada bulan Desember lalu melakukan kunjungan ke Ehime.

Lanjut NA, pihak Jepang akan mengirim beberapa sumber daya manusia (SDM) yang mereka miliki di bidang akuakultur untuk memberikan training. Selain menyiapkan SDM, juga pembangunan infrastuktur. Sehinggi transfer knowledge dan teknologi dapat dilakukan.

Baca Juga  TSY-Andi Makasau Terima Rekomendasi Usungan PDIP

“Infrastruktur juga mulai dibangun dan mereka juga sudah siap untuk training di Indonesia untuk bekerja sama,” sebutnya.

Dalam pertemuan pertama ini, NA menyatakan belum mengetahui berapa besaran investasinya.

Ditambahkan NA, di Sulsel hampir semuanya visible (dapat) untuk dilakukan budidaya untuk daerah pesisir pulau-pulau. Ini setelah pihak mereka melakukan survei. Kecuali daerah daratan.

“Selayar itu itu cukup bagus, disamping luas, wilayahnya masih sangat belum tercemar, karena mereka butuh wilayah yang masih virgin,” ujar NA.

Baca Juga  Sulsel Provinsi Pertama Integrasikan Konsep Rendah Karbon dalam RPJMD

Imbuhnya, mereka di Jepang telah melakukan budidaya, mengembangkan satu keramba dengan 1.500 ekor. Dan dalam empat tahun bisa menjadi 100 Kg.

“Itukan mereka empat musim, kita coba lihat di Indonesia itu dalam dua tahun bisa menjadi 100 kg. Nah satu keramba itu nilainya sekitar Rp27 miliar,” pungkas NA.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...
Metro24 Oktober 2026 13:49
Pj Sekda Sulsel Buka Musda III Permabudhi, Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, m...