Pemprov Sulsel

Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 24 Oktober 2026 17:52

Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Skor SEO

MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan peluang promosi dan pemasaran bagi pelaku usaha lokal.

Sebanyak 60 UMKM berpartisipasi dalam kegiatan ini, dengan dukungan 40 stan yang disediakan secara gratis di Mal Phinisi Point, Makassar, pada 22–25 Oktober 2026.

Sejumlah stan dimanfaatkan bersama oleh dua UMKM agar lebih banyak pelaku usaha dapat mengambil bagian dalam festival yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, membuka Sulsel Fest pada Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan PT MDP Persada Nusantara dengan melibatkan BUMN, BUMD, mitra perbankan, dan sejumlah lembaga lainnya, serta mendapat dukungan dari Kementerian Koperasi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Kota Makassar.

Sulsel Fest tidak hanya menghadirkan pameran produk unggulan daerah, koperasi, dan UMKM, tetapi juga mengangkat potensi pariwisata dan kebudayaan Sulawesi Selatan melalui pertunjukan seni, peragaan busana, serta berbagai kegiatan hiburan.

Penyediaan stan secara gratis menjadi salah satu bentuk fasilitasi bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen secara langsung.

Melalui kegiatan ini, UMKM dan koperasi memperoleh ruang untuk mempromosikan produk, membangun jejaring usaha, serta membuka peluang kemitraan dengan berbagai pihak.

Baca Juga  Gubernur Instruksikan Dinkes Siapkan Alat Cek Virus Corona di RS

Penjabat Sekda Sulsel, Andi Winarno Eka Putra, berharap festival tersebut memberikan manfaat nyata bagi para peserta, baik dari sisi promosi maupun peningkatan penjualan.

“Saya berharap kegiatan Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan Tahun 2026 dapat memberikan hasil yang konkret, mulai dari meningkatnya promosi dan penjualan produk, terbukanya peluang kemitraan, berkembangnya koperasi yang dikelola secara profesional, hingga semakin dikenalnya potensi pariwisata dan kebudayaan Sulawesi Selatan,” tuturnya.

Menurut Andi Winarno, koperasi dan UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Karena itu, pengembangan sektor tersebut perlu ditopang peningkatan kualitas produk, penguatan kelembagaan, perluasan akses pembiayaan, pemanfaatan teknologi digital, dan pengembangan jaringan pemasaran.

Pemprov Sulsel, lanjutnya, berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pelaku UMKM, koperasi, dunia usaha, lembaga keuangan, generasi muda, dan komunitas masyarakat untuk mengembangkan potensi daerah menjadi kekuatan ekonomi yang produktif, inklusif, dan berdaya saing.

Selain menjadi ruang promosi produk, Sulsel Fest juga menghadirkan agenda edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai koperasi dan kewirausahaan.

Salah satu kegiatan yang digelar ialah talkshow bertajuk “Generasi Muda Berkoperasi” bersama Kementerian Koperasi.

Dalam kegiatan tersebut, Andi Winarno menekankan pentingnya memberikan ruang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam pengembangan koperasi.

Menurutnya, koperasi perlu dikelola secara modern dengan mengedepankan inovasi, profesionalisme, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi digital agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mengikuti perkembangan dunia usaha.

Baca Juga  Pemkot Makassar Buka Seleksi Direksi & Dewas BUMD: Pendaftaran Full Digital, 15–25 Agustus

Festival ini juga menghadirkan sosialisasi “10 Ribu Produk Halal” dan sosialisasi inklusi keuangan bertajuk “Produk Keuangan bagi UMKM/Koperasi”.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan pelaku usaha mengenai strategi pemasaran, akses layanan keuangan, dan pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Sulsel Fest turut menjadi panggung untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan kebudayaan Sulawesi Selatan kepada masyarakat.

Berbagai agenda disiapkan, mulai dari gelar seni budaya, peragaan busana, lomba mewarnai, hingga peragaan busana anak bertema pemanfaatan limbah. Festival ini juga diramaikan peluncuran Putera Puteri Sulsel, peragaan busana oleh Firmansyah, serta kegiatan Pound Fit Pro CC.

Andi Winarno menilai promosi seni, tradisi, kreativitas, dan keberagaman budaya melalui festival dapat memperluas apresiasi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku seni, komunitas budaya, dan sektor ekonomi kreatif.

Dengan memadukan kegiatan ekonomi, edukasi, dan hiburan, Sulsel Fest diharapkan mampu mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen sekaligus memperkuat daya tarik produk serta potensi lokal.

Asisten Deputi Pemasaran Kementerian Koperasi, Fiter Beresman Silaen, mengatakan festival serupa telah diselenggarakan di sejumlah daerah. Menurutnya, pelaksanaan di Makassar menjadi penyelenggaraan pertama di luar Pulau Jawa.

Ia berharap Sulsel Fest dapat menjadi wadah promosi yang membantu produk koperasi dan UMKM menjangkau pasar lebih luas.

Baca Juga  Menko PMK Serahkan Rp14,4 Miliar untuk Penanganan Bencana di Sulsel

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetia, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Koperasi bersama para mitranya yang telah dilaksanakan di sejumlah provinsi.

Menurut Andi Eka, festival ini menjadi sarana promosi sekaligus edukasi bagi pelaku UMKM, mahasiswa, dan calon wirausaha muda, termasuk melalui talkshow mengenai strategi pemasaran.

Dinas Koperasi dan UKM Sulsel juga memfasilitasi pelaku UMKM serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kota Makassar untuk mempromosikan dan menjual produk unggulan mereka selama festival berlangsung.

“Kami memberikan kesempatan bagi pengusaha UMKM dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang ada di Kota Makassar. Kami menyediakan fasilitasi tenant untuk tidak hanya melakukan promosi, tapi juga penjualan bagi produk-produk unggulan mereka,” katanya.

Melalui Sulsel Fest 2026, Pemprov Sulsel berharap promosi produk lokal dapat berkembang menjadi peluang usaha yang berkelanjutan. Keberhasilan festival ini nantinya dapat dilihat dari dampaknya terhadap transaksi penjualan, perluasan jaringan pemasaran, serta terbentuknya kemitraan yang membantu koperasi dan UMKM tumbuh lebih kuat.

Dengan dukungan stan gratis bagi 60 UMKM dan rangkaian kegiatan edukatif, Sulsel Fest diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus ruang promosi potensi pariwisata dan kebudayaan Sulawesi Selatan.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...
Metro24 Oktober 2026 13:49
Pj Sekda Sulsel Buka Musda III Permabudhi, Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, m...
Metro24 Oktober 2026 13:42
Munafri Siapkan Penguatan PAUD Makassar, Dalami Praktik Pendidikan Global
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyiapkan langkah penguatan pendidikan ...