Jokowi Ampuni Abu Bakar Baasyir, Tim Prabowo: Katanya Komitmen Berantas Terorisme?

Suriadi
Suriadi

Jumat, 18 Januari 2019 18:27

Jokowi Ampuni Abu Bakar Baasyir, Tim Prabowo: Katanya Komitmen Berantas Terorisme?

TROTOAR.ID — Komitmen Joko Widodo dalam memerangi sifat terjang dari kelompok teroris nampaknya dipertanyakan sejumlah pihak, belum cukup 24 jam saat debat kandidat capres dan cawapres digelar, Jokowi akhirnya mengeluarkan kebijakan membebeaskan Abu Bajar Baasyir.

Namun alasan Jokowi membebaskan Abu Bakar Baasyir, menurut kuasa HUkum pasangan Capres dan Cawapres 01 Jokowi-Ma’ruf dilandasi bukan bakeran ingin mendulang suara pada pilpres mendatang namu, kebijakan jokowi tersebut dilatar belakangi dengan atas dasar kemanusiaan, mengingat usia ABu Bakar B yang berusia lanjut.

Dimana diakuinya, jika pembebasan ABu Bakar Baasyir seharusnya dilakukan pada Jum’at hari ini, namun karena Beliau (Abu Bakar Baasyir) belum bersiap maka pembebasan dilakukan pekan depan.

Baca Juga  Resmi Mundur Sebagai Gubernur, Sandiaga Uno: Banyak PR yang Harus Diselesaikan Pemrov DKI

“Bukan hari ini, pembebasannya telah disetujui oleh presiden, pembebasannya minggu depan. Pak Baasyir minta jangan hari ini,” ungkap Yusri Ihza Mahendra dukitip suara.com

Baasyir, menurut Yusril, memilih untuk bebas pada pekan depan dikarenakan sejumlah hal teknis, salah satunya Abu Bakar ingin beres-beres barang miliknya terlebih dahulu.

“Dia perlu waktu tiga hari untuk membereskan barang-barangnya,” tutur Yusril.

Mengenai Pembebasan tersebut, Tim pemenangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, menilai langkah Presiden Jokowi membebaskan Abu Bakar Baasyir “gembong teroris” bertolak belakang dengan komitmen Jokowi untukn membasmi kelompok terorisme.

Baca Juga  Mahfud MD Sebut La Nyalla Masih Bisa Dipidana

Bahkan Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sodik Mudjahid merasa heran dengan keputusan Jokowi, seperti dilansir suara.com, dia menganggap pembebasan Abu Bakar tidak sesuai dengan ucapan Jokowi terkait dengan terorisme. Menurut Sodik, apabila Abu Bakar tidak bersalah, mengapa tidak sedari awal Jokowi membelanya.

“Katanya Jokowi mau membasmi teroris dan terorisme. Tapi orang yang sudah terbukti versi pengadilan, teroris malah dibebaskan padahal masih tersisa 6 tahun,” kata Sodik kepada Suara.com, Jumat (18/1/2019).

Baca Juga  Begini Bentuk Dugaan Kecurangan Pemilu di Malaysia

Sodik juga tidak ingin berkomentar jauh akan pembebasan Abu Bakar apakah mengandung unsur kepentingan politik terkait dengan Pemilihan Presiden 2019.

“Mudah-mudahan setelah tanggal 17 April Abu Bakar Baasyir tidak ditangkap dan tidak dimasukan lagi ke dalam penjara dengan berbagai alasan,” pungkasnya.

Diketahui jika Abu Bakar Baasyir masih harus menjalankan hukuman penjara selama 6 tahun penjara, dimana Abu Bakar Ba’asyir di vonis 9 tahun penjara.

 Komentar

Berita Terbaru
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...