TROTOAR,ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah mengaku proses debat kandidat calon presiden dan wakil Presiden yang digelar malam tadi, dianggap tidak memiliki keseruan.
Sebab dalam debat kandidat yang disaksikannya berjalan dengan datar, sehingga dia mengaku debat capres dan cawapres tak kala seru saat dirinya bersama Sudirman Sulaiman ikut dalam proses debat kandidat calon Gubernur dan wakil Gubenrur Sulsel.
“Saya cuma menyimat sepotong debat karena ada kegiatan, sehingga saya merasa debat andidat semalam tidak memiliki keseruan, mungkin lebih seru saat saya bersama Sudirman Sulaiman ikut debat kandidat cagub dan cawagub Sulsel,” kata Nurdin Abdullah usai mengadiri rapat paripurna DPRD Provinsi Sulsel.
Baca Juga :
Apalagi katanya, jika proses debat yang digelar dan disaksikan jutaan mata dari pendukung pasangan 01 dan 02 tersebut, tidak memiliki kesan yang cukup berarti bagi masyarakat.
Mengigat proses debat yang berjalan biasa-baisa saja dan tidak memiliki greget serta ketegasan yang diugkapkan para kandidat capres dan cawapres terkait tema Hukum, HAM, Terorisme dan Korupis yang diangkat dalam debat semalam.
“Mungkin dibutuhkan lagi ketegasan yang lebih greget terkait materi yang di debatkan kepada pasangan capres dan cawapres, sebab masyarakat sebagai pemilih butuh ketegasan.” Jelasnya
Meski demikian Mantan Buapti Bataeng dua periode tersebut mengaku mengapresiasi proses debat yang berjalan damai, membuktikan perbedaan politik bukan sebagai ajang bermusuhan, apa lagi kedua pasangan caprs dan cawapres yang memaparkan menyampaikan gagasan masing-masing cukup sempurna.
NA pun lantas membandingkan debat capres tersebut dengan debat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 lalu yang dilakoninya bersama Andi Sudirman Sulaiman.
“Seharusnya seperti waktu kita berdebat dulu (di Pilgub Sulsel 2018). Bagaimana kalau berdebat dibantah lagi yang satu, begitu. Jadi kurang seru,” tutupnya sambil tersenyum.




Komentar