TROTOAR ID, JENEPONTO — Hingga saat ini tim Badan Pengamggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Jeneponto masih terus melakukan evakuasi kepada sejumlah warga yang terisolir akibat banjir yang melanda kecamatan Binuang Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan .
Hingga saat ini kurang lebih ratusan warga telah di ungsikan ke posko pengungsian yang di siapkan di Pemda kabupaten Jeneponto masjid Nurul iman dan Rujab serta RSUD Lanto daeng Pasewang.

Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasin ya g dikonfirmasi di lokasi .engatakan jika saat ini pemda bersama dengan TNI Polri berbaur bersama untuk menyelematkan sejumlah warga yang saat ini masih terisolir akibat banjir kiriman dari Kerala kareloe.
“Kami terus berupaya melakukan evakuasi terhadap warga yang saat ini Masih terisolir di sejumlah desa, dan warga yang di evakuasi langsung di ungsikan ke Rujab Bupati dan rumah sakit serta sejumlah tempat di wilayah Jeneponto,” Ungkap Wabup Jeneponto Paris Yasir.
Paris mengatakan banjir kiriman yang terjadi kali ini merupakan banjir terparah sepanjang sejarah, dan hal ini jelas akan menjadi bahan evaluasi kedepannya.
Bahkan lanjutnya dia berharap agar pemerintah pusat dapat segera mengirimkan bantuan mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemda kabupaten Jeneponto.
“Kita berharap agar kiranya Pemda provinsi bisa segeraengirimkan bantuan untuk ikut meringankan beban yang dirasakan masyarakat kabupaten Jeneponto,” jelasnya
Apa lagi lanjut dia berdasarkan informasi yang didapat jika ada 8 rumah hanyut di kecamatan Bonto Mattene yang ikut hanyut akibat banjir yang melanda sejumlah kecamatan yang ada di Jeneponto.




Komentar