TROTOAR.ID, MAKASSAR – Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno kembali menginjakkan kakinya di Makassar, Sabtu, 26/1/2019.
Kedatangan Sandi sapaan akrabnya dalam rangka mengunjungi korban bencana banjir di Makassar, dimana Sandi juga meminta kedatangannya di kampung yang terkena banjir akibat luapan Sungai Jenebarang ini, tidak dikaitkan dengan kegiatan politik. Baginya hal ini adalah kegiatan kemanusiaan.
Sebelumnya, Sandiaga Salahuddin Uno memulai kegiatannya di Makassar dengan menggelar diskusi penanggulangan bencana banjir, bersama korban dan lembaga bantuan sosial makassar di Kecamatan Tamalate, Kelurahan Mangasa, Jalan Malengkeri, Lorong Zchar VI dan VII, Makassar.
Calon wakil presiden ini dalam diskusi mengajak seuruh elemen masyarakat yang ingin membantu para korban banjir, memberikan sumbangan para korban melalui badan Yayasan Amal Jariyah Indonesia.
“Dengan banyaknya bencana di negeri ini. Saya bersama Prabowo Subianto, jika diberikan amanat melayani masyarakat akan membentuk kementerian penanggulan bencana, agar ada tindakan sebelum dan sesudah bencana. Indonesia terletak di ring of fire. Sudah saatnya kita punya kementerian untuk penanggulan bencana tersebut,”ucap Sandi.
Disisi lain, Sriyanti, salah satu korban banjir mengeluhkan minimnya bantuan dari pihak yang berwenang. “Kami membutuhkan baju sekolah dan buku-buku,” kata Seiyanti.
Hal yang sama dikemukakan Ibu Fatimah dan Pak Zahrun. Menyoal lambatnya penaggulangan pasca banjir.
Diketahui, Ada 143 rumah yang tenggelam, 200 kepala keluarga yang terkena dampaknya dan 1000 orang yang merasakan dampak banjir paling buruk tersebut.




Komentar