Gubernur Target Serapan Bulog Naik Diatas 15 Persen

Suriadi
Suriadi

Kamis, 07 Februari 2019 13:55

Gubernur Target Serapan Bulog Naik Diatas 15 Persen

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menargetkan, serapan Bulog terhadap produksi beras petani bisa naik hingga di atas 15 persen. Yang awalnya hanya 10 persen berdasarkan Peraturan Gubernur.

Sejauh ini, Sulsel menyuplai kebutuhan beras 27 provinsi di Indonesia. Karenanya, Nurdin Abdullah akan terus mendorong serapan Bulog lebih besar, bukan hanya 10 persen. Sulsel masih memiliki potensi. Ada daerah yang belum dilirik, diantaranya Luwu Raya.

“Orang Luwu Raya beli beras di Sidrap, dan tantangan Bulog untuk membangun rice processing di Luwu Raya,” ujarnya, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Serap Gabah/Beras Petani (Sergap) Sulawesi Selatan dan Barat, di Baruga Lappo Ase, Makassar, Kamis (7/2).

Tantangan yang ada saat ini, kata Nurdin Abdullah, petani kesulitan benih dan pupuk. Jika kebutuhan mereka bisa dipenuhi, maka petani akan dapat diajak untuk bekerja sama.

“Untuk Sulsel juga akan melakukan upaya mengadakan stok periode Februari – Mei ada 500 ribu hektare, akan dipanen 1 juta ton” sebutnya.

Sementara, Direktur Pengadaan Perum Bulog, Mayjen TNI (Purn) Dr Bachtiar, menuturkan, Sulsel mendukung ketahanan pangan. Bulog mempunyai peran mewujudkan ketahanan pangan dan Sulsel lumbung beras yang diandalkan di Indonesia.

“Kalau panen raya hasilnya bisa dua juta ton lebih,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, kebijakan gubernur melalui Pergub minimal sepuluh persen 10 persen dari total produksi padi pada wilayah kerja Provinsi Sulsel untuk diserap oleh Perum Bulog. Rencana panen pada bulan Januari – Maret di Sulsebar 1.065.327 ton, Januari 13.849 hektare, Februari 92.932 hektare dan Maret 106.284 hektare.

“Target pengadaan Divre Sulselbar untuk triwulan pertama 2019 sebanyak 224.423 ton,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, mengapresiasi sebagai wadah evaluasi sekaligus upaya khusus percepatan Sergap Tahun 2019.

“Semoga forum ini kesepakatan agar mencapai target untuk wilayah Sulsel, Sulbar dan Sultra,” harapnya.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi Hendriadi, menyampaikan, ketahanan pangan hanya bisa tercapai jika pemerintah memiliki kekuatan. “Saya selalu mendengar Sulsel aman karena cadangan beras kita lebih baik,” ujarnya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov Sulsel dan Bulog Divre Sulsebar tentang kedaulatan pangan, penguatan stok pangan, dan penyediaan data dan informasi wilayah panen. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen03 Agustus 2026 20:32
Serapan APBD Sulsel Baru 41 Persen, Banggar DPRD Soroti Rp6,2 Triliun Anggaran Masih Mengendap
MAKASSAR, Trotoar.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mulai memberi perhatian serius terhadap rendahnya realisasi Anggaran ...
Politik03 Agustus 2026 20:12
Dasco Buka Rakorda Gerindra Sulsel, DPP Siapkan “Kejutan Politik” di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id – Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, dijadwalkan membuka langsung Rapat Koordina...
Uncategorized03 Agustus 2026 17:08
Sufmi Dasco Dijadwalkan Buka Rakorda Gerindra Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan akan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pada 4 Agustus ...
Daerah03 Agustus 2026 16:35
Belajar dari Malang, TP PKK Bulukumba Perkuat Strategi Turunkan Stunting dan Bangun Kolaborasi Antar Daerah
Malang, Trotoar.id – Upaya menekan angka stunting dan memperkuat ketahanan keluarga tidak mengenal batas wilayah. Semangat itulah yang membawa Tim P...