Danny Pomanto: Program Kotaku Wujud Dari Langkah Makassar Menuju Kota Dunia

Suriadi
Suriadi

Senin, 18 Februari 2019 18:34

Wali Kota Makassar Mohamamd Ramdhan Danny Pomanto
Wali Kota Makassar Mohamamd Ramdhan Danny Pomanto

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dipenghujung masa jabatan Wali Kota Makassar Mohmamad Ramdhan Danny Pomanto mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang juga menjadi salah satu program andalan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar

Ajakan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Makassar, saat membuka kegiatan Kotaku, dimana Danny menilai jika program yang di gagas Dinas PU tersebut sangat baik, agar kedepan masyarakat dapat ikut terlibat dalam menjaga keindahan kota dan wilayah masing-masing.

“Program ini merupakan program yang memberikan inovasi, mengingat program tersebut akan memiliki bermanfaat besar terhadap masyarakat. Dan diharapkan program Kotaku, akan menjadi menhadirkan solusi yang yang dirasakan masyarakat. Salah satunya Kota Tanpa Kumuh,” sebut Danny Pomanto, Senin (18/2/2019).

Baca Juga  Penyumpahan Profesi Insinyur Unhas, Wali Kota Munafri Ajak Kolaborasi Bangun Kota Makassar

Danny mengambarkan, sejumlah wilayah yang dulunya diaggap kumuh kini telah menjadi destinasi yang cukup indah, salah satunya adalah pantai Mongara Bombang.

“Kalau bukan kita melakukan perubahan siapa lagi, dan jika bukan sekarang kapan lagi, dan saya juga berharap agar kader BKM dan KSM, untuk ikut mendorong perubahan-perubahan hidup agar dapat dirasakan oleh masyarakat hingga keseluruh wilayah kota Makassar,” Ungkap Danny

Baca Juga  Walkot Makassar Minta Keseriusan Lurah dan Camat Deteksi Kesehatan Warganya

Meskipun diakuinya jika masih terdapat sejumlah wilayah di Kota Makassar yang dianggap masih di bawah taraf hidup masyarakat kurang mampu, bahkan berdasar dari data BPS, angka kemiskinan terus saja mengalami penurunan hingga menjadi 4,41 persen.

Meski diakuinya salah satu persoalan yang terjadi di wilayah marginal, adalah persoalan sanitasi yang mengakibatkan masih adanya 18 kelurahan yang masuk dalam kategori kumuh berat.

Selain itu, Danny juga menjelaskan beberapa program pemberdayaan masyarakat mandiri Makassar lainnya. Di antaranya program lorong garden bagaimana masyarakat terlibat membangun lorongnya. Lorong sehat, sebelumnya kumuh jadi sehat, KB, rumah hati rumah bakat dengan memberdayakan potensi anak-anak telantar dirangkul pemerintah agar tidak telantar.

Baca Juga  Menaker Yassierli: Perempuan Harus Jadi Penggerak Utama Transformasi Dunia Kerja

“Kota tampa kumuh adalah ruang. Tinggal bagaimana mengisinya, tinggal bagaimana kader BKM dan KSM bekerja sama dengan kader-kader yang lain, KB, kesehatan, posyandu, mengisi ruang-ruang ini menjadi ruang yang luas. Mari kita satu pikiran dan satu visi kedepan yang kuat,” tuturnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...