Jika Terbukti Melanggar UU, 15 Camat Terancam Hukuman Pidana Pemilu Hingga Pemecatan

Suriadi
Suriadi

Jumat, 22 Februari 2019 18:48

Jika Terbukti Melanggar UU, 15 Camat Terancam Hukuman Pidana Pemilu Hingga Pemecatan

TROTOAR.IR, MAKASSAR — 15 Camat yang ada dal video yang viral di media sosial damemberikna dukungan kepada pasngan calon Pre$iden dan Wakil Presiden terancam sanksi berat jika mana dalam pemeriksaan yang dilakukan Bawaslu terbukti melakukan pelanggaran UU ASN dan edaran mendagri dan Menpan RB terkait netralitas ASN dalam politik.

Hal tersebut tertuang dalam ketentuan UU nomor 10 tahun 2016 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 5 tahun 2014,  tentang ASN serta  UU nomor 23 tahun 2014 tentang Otonomi Daerah

Baca Juga  KPU Enrekang Tetapkan 322 DCT

Kemudian ada pula PP nomor 42 tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS, PP nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Bahkan sanksi yang diatur dalam ketentuan-ketentuan tersebut pun tidak main-main dalam memberikan sanksi kepada ASN yang terbukti terlibat daa politik praktis Mulai dari dipidana penjara hingga pemberhentian sebagai ASN

Baca Juga  Menteri Keuangan Alokasikan Rp 10 T untuk Kartu Pra Kerja di RAPBN 2020

Selain itu, ada pula ketentuan yang mengatur keikutsertaan seorang aparatur dalam politik praktis.

“Apabila dilakukan, itu masuk dugaan tindak pidana pemilihanan, dan sanksinya sesuai putusan. Begitu juga sanksi dari KASN. Berdasarkan UU nomor 53 tahun 2010 tentang pokok-pokok kepegawaian, teringan berupa teguran, terberat bisa berupa pemberhentian,” ucap Ahyat.

Terkait saksi tegas yang akan direkomendasikan Bawaslu Sulsel  kepada atasan para camat tersebut dalam hal ini Menpan RB,  Kemendagri dan Komisi ASN,  anggota Bawaslu Sulsel Asri Yusuf belum ingin mengungkapkan sebab proses pemeriksaan terhadap ke 15 Camat sementara dalam proses.

Baca Juga  Anggota Komisi III DPR RI Frederik Kalalembang Nilai Wacana Polri di Bawah Kementerian Tidak Tepat

“Mengenai apa rekomendasi Bawaslu nantinya kita akan putuskan bersama dalam Gakkumdu, dan untuk sanksi keterlibatan ASN dalam politik praktis silahkan teman-temanbtanya ke Menpan RB, ” ungkap Asri Yusuf 

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Oktober 2026 16:27
Jalan Samping Tol Sutami Rusak Parah, Gubernur Sulsel: Balai Jalan Segera Kerjakan Perbaikan
MAKASSAR, Trotoar.id — Kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir. Sutami, Makassar, kembali menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Aspal dan b...
Politik29 Oktober 2026 15:36
Usman Marham Turun Kawal Musda Golkar Pinrang dan Enrekang, Pastikan Konsolidasi Sesuai Juklak
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Kabupaten Pinrang dan Enrekang yang dijadwalkan berlangsung ...
Metro29 Oktober 2026 15:23
Appi Benahi Sampah Makassar dari Hulu ke Hilir, TPA Ditata hingga Bank Sampah Didorong Jadi Sumber Ekonomi
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan sampah di Kota Makassar tak cukup diselesaikan dengan mengangkut tumpukan sampah dari jalanan dan permukiman. Tanpa...
Metro29 Oktober 2026 13:13
Respons Aspirasi Warga, Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku, U-Ditch Segera Dipasang
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan membenahi infrast...