TROTOAR.ID, MAKASSAR — Viralnya video 15 camat se Kota Makassar yang diduga memberikan dukungan kepada Pasangan calon presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin kini menjadi perhatian sejumlah kalangan
Bukan saja dari masyarakat Kota Makassar, bahkan Ketua DPR RI Bnama Soesatyo ikut angkat bicara terkait video camat bersama mantan gubernur Sulsel yang beredar luas.
Bambang meminta kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel yang memproses dugaan pelanggaran utnuk memproses dengan profesional dugaan pelanggaran tersebut sesuai dengan aturan.
“Kita mendorong agar bawaslu bisa bekerja profesional dan serius mendalam dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh oleh para camat tersebut, serta menindak tegas sesuai peraturan yang berlaku, dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah,” tambah Bambang.
Politisi Partai Golkar tersebut juga mendorong Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk terus mengingatkan posisi aparatur sipil negara agar bersikap netral saat menjalankan tugasnya.
Diketahui hari ini ada tiga Saksi yang diperiksa oleh Bawaslu Sulsel dua diantaranya merupakan saksi nelp air dan satu diantaranya adalah pelapor dugaan pelanggaran yang di lakukan oleh Para 15 camat se Kota Makassar
Ketiga Saksi yang diperiksa bawaslu adalah
Ola Mallawangeng, Aswadi, dan Edi Arsyam. Yang telah menjalani pemeriksaan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh para calamat
Se Kota Makassar.
Sebelumnya, Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf mengungkpakma bawaslu akan secara maraton melakukan pemeriksaan terhadap pihak terkait termasuk pelapor dan Saksi-Saksi.
“Untuk klarifikasi awal ini, 15 camat dulu. Senin atau Selasa akan ada saksi yang direncanakan juga akan dipanggil,” kata Azry kepada Rakyatku.com, Jumat (25/2/2019).




Komentar