TROTOAR.ID, TORAJA UTARA – Puluhan warga Toraja berkumpul di Tongkonan Pongtiku Tondon Desa Pangala Kecamatan Rindingallo, Kabupaten Toraja Utara, Minggu (7/4).
Baca Juga :
Mereka menghadiri undangan keluarga besar Pongtiku Tongkonan Tondon Pangala yang menggelar syukuran atas terpilihnya Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel pada Pilkada 27 Juni 2018 lalu.
Menurut tokoh masyarakat yang juga keturunan langsung Pahlawan Nasional Pongtiku, Timotius Djemey, Nurdin Abdullah adalah keluarga besar Tongkonan Pongtiku.
Menurut warga, acara syukuran yang dilakukan Minggu siang itu, sudah lama diniatkan dan sebagai wujud sukacita atas suksesnya keluarga besar Pongtiku yang memperjuangkan Nurdin Abdullah sebagai calon gubernur.
Nurdin Abdullah sendiri dinobatkan sebagai Pongtiku Muda setahun yang lalu. Kala itu, Nurdin Abdullah diundang ke Tongkonan Pongtiku Pangala dalam kapasitas sebagai calon gubernur.
Terpilihnya Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel, menurut Timotius, adalah bagian dari kemenangan masyarakat Pangala.
“Kami wajib menyukuri atas kemenangan ini,” jelas Timotius dihadapan puluhan warga dan pejabat.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, “Saya tidak datang ke Pangala. Tapi saya sekarang lagi pulang kampung. Karena tahun lalu saya dinobatkan sebagai Pongtiku Muda. Saya keluarga besar Tongkonan Pongtiku,” tegasnya disambut teriakan khas Toraja.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang hadir di tempat ini meminta dukungan warga pangala untuk membangun Sulsel.
“Tugas Pongtiku Muda sekarang membangun Toraja dan Sulsel secara keseluruhan,” katanya.
Nurdin Abdullah juga menjelaskan rencana pengembangan kota Makale dan Kota Rantepao, proyek pengembangan Bandara Tana Toraja di Buntu Kuni, serta pembangunan dan perbaikan infrastruktur termasuk jalan.
Dalam kegiatan itu tampak Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).(*)
[8/4 10.08] Latof Pedoman: Nurdin Abdullah : Penentuan Jabatan Sesuai Kapasitas
*Pengangkatan Pejabat dan Kepsek se Sulsel Dijamin Bersih
Toraja Utara – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menegaskan sistem pemerintahan yang dipimpinnya bersama Wagub Andi Sudirman Sulaiman selama lima tahun ke depan, akan bebas dari praktek bayar membayar untuk penentuan jabatan.
Ini berlaku bukan hanya untuk pejabat struktural, tetapi juga untuk pengangkatan kepala sekolah di lingkup Pemprov Sulsel.
Hal ini ditegaskan Nurdin Abdullah dihadapan seluruh Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB dari Toraja dan Luwu Raya pada acara Penguatan Pejabat Pemprov Sulsel yang bertugas di SMA, SMK dan SLB yang berlangsung di Tagiri Makale, Toraja Utara, Minggu (7/4).
“Semua berdasarkan kapasitas. Tidak ada lagi bayar jabatan,” tegas Nurdin di hadapan masyarakat Toraja dan Luwu Raya yang hadir.
Selain itu menurut Nurdin, persoalan administrasi kepegawaian juga akan dipermudah sehingga tidak mengganggu kinerja para pegawai bersangkutan.
“Mulai bulan depan, tidak ada lagi pegawai yang mengurus kenaikan pangkat. Tidak ada lagi foto copy, semuanya berlangsung otomatis,” jelas mantan Bupati Bantaeng dua periode itu, yang disambut tepuk tangan meriah.
Dalam kesempatan ini, Nurdin juga menyinggung maraknya hoax yang beredar saat ini, terlebih menjelang Pemilu 17 April mendatang.
Olehnya itu Ia pun meminta kepada seluruh Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB dari Toraja dan Luwu Raya agar mengajarkan kepada siswa menangkal berita bohong atau hoax yang beredar.
Sebagai pendidik, kata Nurdin Abdullah, kepala sekolah wajib mengajarkan yang baik kepada anak didiknya, terlebih pada generasi muda Indonesia.
“Saya meminta kepada kepala sekolah agar mengajarkan tentang kebaikan dan kebenaran. Di zaman kemajuan teknologi informasi sekarang banyak beredar berita-berita yang tidak benar,” imbau Nurdin Abdullah.
Turut hadir pada acara tersebut Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, kepala SMA, SMK, SLB, UPT Kehutanan, dan UPT Bappenda dari Luwu Raya, Toraja Utara dan Tana Toraja.(*)




Komentar