Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Gelar Apel dan Simulasi Evakuasi

Suriadi
Suriadi

Jumat, 26 April 2019 18:58

TROTOAR. ID, MAKASSAR -- - Pemprov Sulsel melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar apel dan simulasi penanganan bencana dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) di halaman Kantor BPBD Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan,  Jumat (26/4).
TROTOAR. ID, MAKASSAR -- - Pemprov Sulsel melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar apel dan simulasi penanganan bencana dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) di halaman Kantor BPBD Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Jumat (26/4).

TROTOAR. ID, MAKASSAR — – Pemprov Sulsel melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar apel dan simulasi penanganan bencana dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) di halaman Kantor BPBD Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Jumat (26/4).

Kegiatan ini untuk menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo saat Rakornas Penanggulangan Bencana tahun 2019 di Surabaya beberapa waktu lalu. Tema HKB tahun ini adalah “Jadikan rumah kita sebagai sekolah untuk kesiapsiagaan keluarga.”

Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Syamsibar yang membacakan sambutan seragam Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan HKB digelar untuk meningkatkan kapasitas lembaga dan penguatan anggaran penanggulangan bencana.

“Jadi ini bukan kegiatan seremonial belaka. Kita ingin memastikan semua sarana dan prasarana penanggulangan bencana yang dikelola oleh pemerintah dan swasta siap,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Syamsibar juga mengingatkan enam instruksi Presiden Joko Widodo terkait HKB. Mulai dari orientasi pembangunan yang harus memperhatikan resiko bencana, kedua pelibatan akademisi dan tim ahli untuk membuat kajian kebencanaan.

Ketiga, Gubernur secara otomatis menjadi ketua satuan tugas penanggulangan bencana jika terjadi dan sebagai wakilnya dari pimpinan Polri serta TNI yang ada di daerah. Keempat yakni pembangunan sistem peringatan dini secara terpadu.

Kelima, pelaksanaan edukasi kebencanaan di daerah rawan terutama di tingkat sekolah. Terakhir melakukan simulasi dan latihan penanganan bencana secara berkala.

Khusus untuk deteksi dini, Syamsibar menyebutkan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan BMKG untuk pengadaan alat deteksi dini tsunami. Terlebih, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati telah menjanjikan alat tersebut saat melakukan kunjungan ke Makassar beberapa waktu lalu.

“Tadi saya ingatkan lagi Kepala BMKG Makassar, kan kemarin mereka janji tempatkan buoy (alat deteksi tsunami) di Sulsel juga. Meski tingkat kerawanan gempa kita tidak terlalu tinggi, beda dengan tetangga kita Sulawesi Tengah,” tutupnya.

Apel dan simulasi bencana ini juga dihadiri instansi dan lembaga lain seperti Polri, TNI, Basarnas, Tagana Dinas Sosial, Petugas Medis, PMI dan beberapa relawan kemanusiaan. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional03 Juni 2026 00:49
Presiden Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Ini Alasan di Baliknya
JAKARTA , TROTOAR.ID — Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Kepala BGN, D...
Metro02 Juni 2026 22:15
RDP Soal Paskipraka, Kepala Kesbangpol Sulsel: Jangan Hakimi Kami
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulawesi Selatan, Bustanul Arifin, sempat menunjukkan reaksi emosional ...
Metro02 Juni 2026 16:52
Respons Cepat Aduan Warga, Pesisir Pantai Losari Kembali Bersih
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bergerak cepat merespons laporan warga di media sosial terkait tumpukan sampah di kawasan ...
Metro02 Juni 2026 15:22
Terima Delegasi Paskibraka, Wali Kota Makassar Tekankan Profesionalisme dan Semangat Juang
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Makassar bersama par...