TROTOAR.ID, JAKARTA — Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uni mendadak melakukan raapat bersama dengan tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (26/5/2019) sore.
Rapat yang digelar dikediaman Prabowo Subianto membahas seputar penangkapan sejumlah tokoh BPN yang ditangkap, ” Ungkap Sandiaga Uno usai menggelar buka puasa bersama di JCC Senayan Jakarta.
Konsolidasi dilakukan tersebut
bertujuan mengulas sejumlah. Lahbpetsoalan yang disangkakan kepada para anggota BPN, bahkan dirinya khawatir jika tindakan kriminalisasi terhadap anggota BPN tersebut akan memberangus demokrasi.
Baca Juga :
“Kita ini ingin mereview, karena ini menjadi khawatir memberangus demokrasi kita,” katanya dikutip tribunjabar.id.
Bahkan Koordinator relawan IT BPN Mustofa Nahrawardaya, ditangkap polisi di kediaman yang dini hari tadi, dalam kasus dugaan
ujaran kebencian yang diposting di media sosial.
Dalam surat penangkapan bernomor SP.Kap/61/V/ 2019/Dittipidsiber, politisi PAN itu diduga menuturkan ujaran kebencian berdasarkan SARA dan/atau menyebarkan hoaks melalui Twitter.
Sementara Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul menuturkan bahwa pemilik akun Twitter dengan nama @AkunTofa tersebut saat ini masih diperiksa.
“Iya benar kita tangkap, dan surat (penangkapan) diberikan ke istrinya,” ungkap Rickynaldo dilaman Kompas.com.




Komentar