TROTOAR.ID, MAKASSAR — Demi untuk mendapat sedekah dari keluarga WakilnPrwaiden Jusuf Kalla, sejumlah anak-anak diterlentarkan oleh orang tuanya yang sibuk antre untuk dapat masuk ke rumah pribadi Wapres JK jalan Haji Bau Makassar
Bahkan petugas menemukan bayi berusia 3 bulan yang ditinggal orang tuanya yang berdesakan masuk kerumah pribadi Jusuf Kalla.
“Ada Benebtapa anak yang kita temukan di tinggal orang tuanya yang antre untuk masuk kerumah JK, ada anak anak umur 5 tahun ada 3 (bayi) bulan,” kata kordinator posko kesehatan Dinas Kesehatan Makassar, Sri Zaskia, saat ditemui di kediaman JK di Jalan Haji Bau, Makassar, Jumat (7/6/2019).
Baca Juga :
Bahkan terdapat 20 anak – anak dan balita yang ditemukan ditinggal orang tuanya yang sibuk antre untuk mendapat sedekah dari keluarga wakil Presiden JK.
“Ada 20 Anak-anak dan balita yang ditemukan ditinggal orang tuanya yang sibuk antre, ” Tambahnya
Meski pada Open House yang di gelar Wakil Presiden, tidak di hadiri langsung oleh Jusuf Kalla lantaran
Kondisi kesehatan, namun antusias masyarakat cukup tinggi untuk hadir di acara Open House yang digelar keluarga besar JK.
Sementara orang tuanya yang meninggalkan anaknya karena berebut masuk kekediaman JK, saat ini belum diketahui keberadaanya.
Dan para anak yang ditinggal orang tuanya kini diamankan diposko kesehatan Dinas Kesehatan Kota Makassar yang berada tidal jauh dari rumah Wapres JK.
Dimana Open House yang di gelar keluarga besar Wapres JK, cuma di wakili oleh anak-anak JK, dan keluarga Wapres sendiri mempersiapkan 10 ribu amplop berisi uang ynag akan di bagikan kepada warga yang hadir padanopen House Jusuf Kalla.
“Kami menyiapkan 10 ribu amplop sama seperti tahun lalu. Tetapi tentu kami melihat kondisi masyarakat yang ada saat ini (bisa bertambah jumlah amplop yang dibagikan),” ujar putera pertama JK, Solihin Kalla, Jumat, 7 Juni 2019.
Solihin mengatakan, kegiatan open House memang setiap tahun di gelarboleh ayahnya. Tujuannya untuk memperkuat silaturahmi dan membagikan zakat kepada masyarakat kurang mampu di kota Makassar.




Komentar