Komnas HAM Sebut Dua Korban Meninggal Kerusuhan 21-22 Mei Akibat Peluru Tajam

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 13 Juni 2019 16:53

Komnas HAM Sebut Dua Korban Meninggal Kerusuhan 21-22 Mei Akibat Peluru Tajam

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas Ham) membeberkan sejumlah hasil investigasi penyebab kematian sejumlah warga akibat kerusuhan pada 21-22 Mei yang lalu.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyebut jik ada dari 8 Korban yang meninggal dunia tersebut akibat terjangan peluru tajam, hal tersebut berdasarkan pada hasil autopsi yang menemukan proyektil peluru di dalam tubuh kedua korban.

“Dari hasil autopsi, 2 korban yang meninggal dunia, meninggal akibat diterjang peluru tajam, dan didapatkan bersarang dalam tubuh korban Saya kira semua bisa meyakini bahwa itu pasti karena peluru tajam,” kata Damanik di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Baca Juga  NH Tuntut Totalitas Kader Golkar Menangkan Pilkada Serentak

Meakibdikatakan, ada empat warga yang meninggal di karenakan tertembus peluru tajam, namun cuma dua korban yang ditubuhnya ditemukan proyektil peluru

Sehingga Komnas HAM yakin korban meninggal di yakini akibat ditembus peluru tajam berdasarkan luka yang ditimbulkan, dan korban lainnya terkena peluru karet

Baca Juga  Tim Advokasi Haris Azhar dan Fatia Mengadu ke Komnas HAM, Ferdinand: Ketakutan! Indikasi Mereka Memang Memfitnah

“Karena beberapa korban peluru karet, kita lihat pelurunya hanya nempel di situ (tubuh), tidak sampai membahayakan. Jadi berbeda dengan korban yang meninggal,” ujarnya dikutip suara.com

Damanik menjelaskan hasil autopsi ditemukan setelah pihaknya melakukan kunjungan kerumah sakit Polri Kramat Jati, dan menemukan ada empat korban tewas akibat peluru tajam

Baca Juga  Idrus Marham Yakini BERSALAM Mampu Bangun Pinrang Lebih Baik

“Iya korban meninggal akibat peluru tajam, yang di RS Polri ada empat korban, Itu sampai hari Kamis sore kami di sana,” kata Damanik dikonfirmasi Suara.com, Senin (27/5/2019).

Meski demikian Komnas HAM juga mengaku jika pihaknya belum menemukan jenis peluru tajam yang menembus ketubuh korban tersebut berjenis apa yang mengakibatkan korban tewas (***)

 Komentar

Berita Terbaru
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...