Panitia Hak Angket Persoalkan Honor TGUPP dan Staf Khusus, Yusran: Ini Kecil Bagi Saya

0
204

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Besarnya anggaran yang harus disiapkan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan untuk membayar honor Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dan Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur yang nilainya cukup besar menjadi beban bagi APBD Provinsi Sulsel

Apa lagi tugas dan fungsi TGUPP selama ini diakui sebagai penghambat serapan anggaran belanja daerah sehingga panitia hak angket berharap agar gubernur Sulsel melakukan peninjauan kembali keberadaan TGUPP.

Baca Juga  Andi Sudirman Sulaiman Dampingi Wapres Jusuf Kalla Pulang Kampung

Bahkan ketua TGUPP Yusran, yang hadir sebagaibterperiksa dalam sidang panitia hak angket meminta maaf jika manabTGUPP dianggap sebagai penyebab rendahnya serapan anggaran APBD.

“Kami sadar akan semuanya dan kami mibtabmaaf kalau TGUPP dianggap sebagai penghambat serapan anggaran, dan jika mau di bubarkan silahkan, itu kewenangan Gubernur dan DPRD sebagai lembaga pengawas kinerja pemerintah,” Kata Yusran

Dekan fakultas Peternakan Unhas tersebut juga tidak keberatan jika Tim yang dipimpinnya dianggap sebagai penghambat percepatan serapan APBD, karena tugas dan fungsi DPRD berjalan

Baca Juga  Pagi Ini MK Gelar Sidang Perdana Uji Materi UU KPK

Sehingga dia menilai kritikan Panitia hak angket kepada TGUPP sebagai langkah yang bagus dan merupakan bentuk intropeksi bagi eksekutif yang telah membentuk TGUPP

“Ini bagus bagi kami, dan kini jugabbagian dari intropeksi kami nantinya, dan DPRD juga menjalankan fungsinya sebagai lembaga pengawasan,” Kata Yusran

Dan mengenai honor yang dipertanyakan panitia hak angket, dirinya menilai jika honor yang hal yang biasa, dan dirinya yang sering digunakan sebagai tenaga ahli menganggap honor tersebut terlalu kecil.

Baca Juga  Gubernur Suslel Minta KAHMI Siapkan Stok Pemimpin

Akan tetapi dia menilai jika semua tergantung dari prespektif, apa lagi jam kerja yang padat.

“Bagu saya yang selalu di gunakan sebagai tenaga ahli honor ini terbilang kecil, apalagi jam kerja kami yang padat. Honor ini sangat kecil jika dibandingkan dengan honor tenaga ahli sebelumnya, ” Kata Yusran