
TROTOAR. ID, MAKASSAR — Panitia sidang hak angket DPRD Sulsel menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di istana Wakil Presiden, Rabu 7 Agustus 2019.
Pansus menemui JK untuk menyampaikan beberapa poin dari hasil temuan sidang panitia hak angket terkait adanya dualisme kepemimpinan di Pemprov Sulsel, termasuk poin adanya dugaan unsur KKN yang terjadi pada pemerintahan Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman.
Sekretaris Panitia Sidang Hak angket DPRD Sulsel, Arum Spink menyebutkan pertemuan dengan JK, dan pada prinsipnya wapres mengapresiasi langkah pengawasan yang dilakukan DPRD Sulsel.
“Tadi Bapak Wapres (Jusuf Kalla) mengapresiasi langkah pengawasan yang dilakukan DPRD Sulsel, dan kami juga menyampaikan beberapa poin yang menjadi teman fakta persidangan termasuk dugaan unsur KKN, ” Kata Arum Spink
Politisi NasDem Sulsel, menambahkan kehadiran Pansus hak angket ke istana Wapres, untuk meminta pandangan Wapres yang juga sebagai salah satu tokoh adalah Sulawesi Selatan (Sulsel) .
Hingga JK berharap kepada Pansus Angket, agar semua bisa mengintropeksi diri secara kelembagaan, agar kehadiran pemerintah bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Pesan Pak JK agar semua bisa intropeksi diri secara kelembagaan dan personal, karena diharapkannya kehadiran pemerintahan benar-benar dapqt dirasakan oleh masyarakat, ” Ulasnya

Namun mantan aktivis HMI ini mengaku jika rombongan pansus hak angket DPRD Sulsel tidak membahas soal rekomendasi yang nantinya dihasilkan oleh pansus hak angket setelah melakukan serangkaian penyelidikan atas terjadinya dualisme kepemimpinan dan beberapa isu sentral yang mendorong dibentuknya pansus hak angket. (Upi)

