PD Muhammadiyah Selayar Gelar Khitanan Massal

    0
    22

    Trotoar.id,Selayar – Dalam rangka peringatan HUT RI ke 74, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar Bhakti Sosial Khitanan massal gratis di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Selasa (13/08/2019).

    Sebanyak 55 orang peserta yang telah ikut dalam sunatan massal ini berasal dari beberapa kecamatan diantaranya; Kecamatan Bontoharu, Benteng, Bontomanai, Buki dan Bontomatene.

    Ketua Muhammadiyah Kepulauan Selayar, Irwan Sahar mengatakan Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka perayaan hari Raya Idul Adha 1440 H dan peringatan HUT RI ke – 74. dimana, kegiatan Baksos ini dibuka langsung oleh Bupati Selayar, M Basli Ali.

    Akan tetapi jumlah peserta kali ini tidak banyak, dikarenakan keterbatasan yang dimiliki panitia.

    “Sebenarnya masih banyak peserta yang mau ikut sunatan tapi karena keterbatasan kita sehingga peserta dibatasi hanya sampai 55 orang,” ujar Irwan Sahar saat dikonfirmasi melalui via whatsappnya, Selasa (13/08/2019).

    Lanjut Sahar yang juga merupakan salah satu panitia kegiatan mengakui bahwa kegiatan ini dapat berjalan lancar karena tidak terlepas dari bantuan dan bekerjasama dengan pemerintah daerah.

    “Jadi memang kami patut berterima kasih kepada Pemda karena atas keterbatasan kita sehingga selalu mensupport kegiatan Muhammadiyah,” kata Irwan Sahar.

    Disamping itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Selayar mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya dan syiar dalam masyarakat.

    Selain itu, turut membantu masyarakat untuk memahami serta melaksanakan khitan sesuai dengan perintah dan ajaran agama, bukan acara ceremonial belaka maupun tujuan-tujuan lain selain pelaksanaan ajaran agama.

    “Kegiatan ini juga dapat membantu masyarakat yang mau khitanan tapi terbebani dipersoalan ekonomi,” pungkasnya.

    Sekedar diketahui, Kegiatan yang bekerjasama dengan Pemda ini juga didukung oleh Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia serta Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia.

    Selain itu, tenaga medis dan peralatan medis berasal dari RSUD KH. Hayyung, PKM Bontosikuyu, PKM Bontosunggu, PKM Lowa, PKM Benteng, PKM Barugaia, PKM Polebunging, PKM Buki dan PKM Bontomatene.