Pansus Angket Keluarkan Rekomendasi, NA di Ujung Tanduk

Suriadi
Suriadi

Jumat, 16 Agustus 2019 02:57

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Menjadi Terperiksa Dalam Sidang Pansus Hak Angket DPRD Sulsel nenerapa Waktu Lalu
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Menjadi Terperiksa Dalam Sidang Pansus Hak Angket DPRD Sulsel nenerapa Waktu Lalu

Sehingga hasil pandangan hukum yang disampaikan kepada pansus hak angket, telah dibacakan dan menjadi dasar diambilnya sebuah kesimpulan yangvtelajbditeyaokan pansus hak angket 

Dijelaskan dalam UU nomor 23 tahun 2014, pada pasal pasal 67 hingga 80 banyak opsi yang dapat digunakan sebagai landasan keluarnya rekomendasi 

“Pada pasal 67 hingga 80, disitu banyak opsi yang dapat menjadi landasan, yang dapat diambil, jika itu bertentangan dengan peraturan, misalnya pemakzulan, namun ini pembacaan politik berdasarkan norma, ” Kata Aminuddin Ilmar. 

Baca Juga  Dibuka Gubernur Andi Sudirman, Pekan Raya Sulsel 2023 Misi Dagang Produk Andalan Sulsel

Ketua Pansus hak angket Kadir Halid, usai pembacaan putusan menyebutkan ada 7 poin rekomendasi yang dihasilkan dalam rapat yang digelar hingga pukul 01.30 Wita Jumat dinihari tadi. 

“Kita putuskan 7 poin rekomendasi dalam sidang yang digelar tinggi dini hari ini, dan salah satunya rekomendasi ke Aparat Penegak Hukum (APH),” Kata Kadir Usai memimpin sidang finalisasi pansus hak angket DPRD Sulsel. 

Baca Juga  Pasca Perusakan Masjid di Sintang Kalbar, Ormas BMI Minta Ketegasan Pemerintah Melarang Paham Ahmadiyah

Namun 6 poin rwkomwndasi lainnya masih dirahasiakan oleh pansus hak angket, dan semuanya akan dibacakan dalam sidang paripurna DPRD Sulsel usai salat jumat digelar. 

Dan dalam penetapan 7 poin dua anggota pansus yang berasal dari Fraksi PKS dan PDIP menegaskan menolak rekomendasi yang dikeluarkan pansus lantaran keduanya menilai proses sidang hak angket melampaui kewenangan. 

“Kita menolak apa yang menjadi keputusan pansus hak angket karena kami menganggap kewenangan penyelidikan pansus telah melampaui batas,” Kata Ariady Arsal didampingi Alimuddin sembari meninggalkan gedung DPRD Sulsel. 

Baca Juga  JOINTS Linked Articles

Diketahui dalam proses penyelidikan pansus hak angket DPRD Sulsel memeriksa kurang lebih 51 orang termasuk sejumlah saksi ahli yang berasal dari Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis, Pakar Pemerintahan Prof Djohermansyah Djohan, dan kepala Perwakilan BPKP, hingga keterangan dari Gubernur Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. 

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 17:35
Misi Dagang Sulsel-Jatim Catat Transaksi Rp5,46 Triliun, Andi Sudirman Dorong Perluasan Pasar dan Investasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai trans...
Metro04 November 2026 17:31
419 Anak Disiapkan Ikuti Sunatan Massal Gratis, Dinkes Makassar Jadikan HUT Kota Momentum Berbagi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bertambahnya usia Kota Makassar menjadi 419 tahun tidak hanya dirayakan melalui seremoni dan hiburan. Pemerintah Kota Makassa...
Metro04 November 2026 16:27
Penataan Peternakan Panaikang, Appi Cari Jalan Tengah: Relokasi Disiapkan, Modal Usaha Difasilitasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Penataan kawasan permukiman tidak boleh berujung pada hilangnya mata pencaharian masyarakat. Prinsip itu menjadi pendekatan y...
Daerah04 November 2026 15:48
Pemkab Barru dan Bawaslu Perkuat Sinergi, Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif Jadi Fokus Menuju Pemilu 2029
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mulai memperkuat sinergi kelembagaan dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru s...