TROTOAR. ID, MAKASSAR — Salah satu peserta aksi unjuk rasa menolak Revisi UU KPK dan rancangan UU yang digagas pemerintah dan DPR menjadi korban penabrakan oleh mobil pelontar gas air mata
Kabar tersebut dibenarkan Ketua BEM Fakultas Hukum Unibos, Ewaldo Aziz kepada media saat ditemui Rumah sakit Ibnu Sina.
Dia mengaku jika dirinya tidak mengetahui persis insiden tersebut, sebab kabar itu di dapat kami dari berbagai group yang menyebutkan adik juniornya menjadi korban tabrakan.
Baca Juga :
“Iya katanya dia dilindas, dan saat ini korban sedang menjalani operasi karena diagnosa dokter ada luka dalam dalam yang dialami korban,” Kata Ewaldo Aziz Ketua BEM Unibos Makassar.
Peristiwa tersebut terjadi saat massa aksi mahasiswa dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian, hingga sejumlah mahasiswa berlarian ke depan mal Nipah.
Atas insiden tersebut, Ketua BEM Fakultas Hukum Unibis meminta pertanggung jawaban Pihak kepolisian dalam hal ini Kapolda Sulsel dan Kapolrestabes Makassar.
“Kita minta pihak kepolisian dalam hal ini Kapolda Sulsel dan Kapolrestabes Makassar bertanggung jawab atas insiden tersebut, ” Katanya
Diketahui korban terlindas Mobil taktis milik polisi saat hendak menyebrang jalan di urip Sumoharjo, namun dari arah belakang Mobil taktis polisi yang melaju kencang melindas korban hingga korban harus dilarikan ke rumah sakit.




Komentar