Pertahankan Lahan, Warga di serang Gunakan Batu dan Anak Panah

Suriadi
Suriadi

Jumat, 22 November 2019 21:15

Pertahankan Lahan, Warga di serang Gunakan Batu dan Anak Panah

TROTOAR. ID, MAKASSAR — Ratusan Warga Kecamatan Manggala asal Inggris serang menggunakan batu hingga menggunakan senjata tajam parang dan anak panah.. 

Bentrok antar warga yang memakan korban luka-luka dan terkena anak panah tersebut diduga diakibatkan perebutan sebuah lahan yang ada di Kecamatan Manggala Kota Makassar siang tadi,

Kapolsek Manggala Kompol Hasniati mengungkapkan bentrokan terjadi karena sekelompok yang sedang menggelar aksi gelar sajadah di sebuah lahan tiba-tiba di serang kelompok orang yang mencoba menguasai lahan tersebut 

Baca Juga  Di Momentum HUT ke-356 Sulsel, Gubernur Paparkan Efisiensi Rp1,4 Triliun

Hingga warga setempat yang mencoba mempertahankan lahan tersebut bentrok dengan kelompok orang yang diduga berasal dari luar. 

“Diduga masalah lahan yang diperebutkan oleh warga dan kelompok orang yang datang menyerang warga yang menggelar kegiatan gelar sajadah di lahan yang diperebutkan tersebut, ” Kata Kapolsek Manggala

Lahan yang diperebutkan dia kelak warga tersebut adalah lahan yang sering digunakan masyarakat beraktivitas olahraga dan Salat Id, namun kelompok masyarakat lainnya ingin menguasai lahan seluas seribu Meter Persegi. 

Baca Juga  Tim Transisi: Penanganan Covid-19 Jadi Prioritas Utama Danny-Fatma

Meski disampaikan jika lahan tersebut memang telah lama lama disengketakan antara pemerintah kota Makassar dan Ahli Waris. 

Dimana lahan diklaim.milik pemerintah kota Makassar, namun belakangan muncul dokumen sertifikat yang mengatasnamakan seorang warga yang lahirnya sertifikasi tersebut masih dipertanyakan warga. 

Hingga menduga sertifikat kepemilikan bernomor 20111 lokasi pada objek yang saat ini sedang dipersengketakan 

Baca Juga  Usia Lantik Pj Bupati dan Walikota, Pj Gubernur: Jangan Main Politik Praktis

Disia lain, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, menjelaskan karena belum adanya kejelasan lahan tersebut milik siapa sehingga lahan tersebut masih berstatus seperti awal

“Mengenai lahan ini, kita masih berstatus Quo, apa lagi kami itu dia memiliki kepentingan di lahan tersebut, kami cuma mau tidak ada korban,” Kata Yudhiawan (Rin)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...
Metro24 Oktober 2026 13:49
Pj Sekda Sulsel Buka Musda III Permabudhi, Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, m...