Survei Median: Gibran Maju Pilkada Solo, Responden Sebut Belum Saatnya

Suriadi
Suriadi

Senin, 16 Desember 2019 21:22

Survei Median: Gibran Maju Pilkada Solo, Responden Sebut Belum Saatnya

TROTOAR.ID, JAKARTA — Langkah Putra Sulung Presiden Joko Widodo maju bertarung di Pilkada Kita Solo pada tahun 2020 mendapat respon negatif dari Publik 

Bagaimana tidak publik menilai majunya Gibran Rakabuming Raka di pilkada tahun depan sebagai bentuk melegalkan dinasti politik dan tidak baik dalam sistem Demokrasi 

Hal tersebut terekam dari survei yang dilakukan median dan dari800 responden  41,6 persen yang menyatakan Gibran belum pantas maju sebagai bakal calon Wali Kota. 

“41.6 persen responden mengatakan Gibran belum pantas maju sebagai cawalkot di Pilkada Solo, ” Kata Rico saat memaparkan hasil surveinya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Baca Juga  Ratusan Warga Makassar Gelar Nobar Debat Capres dan Cawapres Dirumah Wali Kota

Rico menjelaskan dari 41.6!034#3! Responden yang menolak Gibran maju sebagai Cawalkot 21.9 persen Gibran menjadi bacalon walkot adalah tidak baik.

Hingga 23,4 persen responden juga menilai bila Gibran terlalu muda untuk ikut bertarung dalam kontestasi Pemilihan Kepala daerah dan wakil Kepala daerah tahun depan 

Selain itu terdapat 18.9 responden yang mengungkapkan langkah Gibran ikut bertarung di pilkada dianggap sebagai unsur nepotisme, dan 18,9 persen responden menilai jika Gibran belum berpengalaman dalam memimpin sebuah daerah.

Baca Juga  Pemerintah Tetapkan Lebaran 5 Juni 2019.

Kemudian 9.1 persen responden juga menilai jika sebaiknya Gibran membatalkan niatnya maju di pilkada Solo karena masih banyak gonjang-ganjing dan kurang demokratis.

Hingga 5,7 responden menilai pencalonan Gibran berbau dinasti politik, 4,6 persen responden memilih alasan menolak Gibran karena banyak janji yang tidak ditepati, menimbulkan kecemburuan sosial dan memanfaatkan popularitas.

Baca Juga  Jika Terpilih, BERSALAM Komitmen Atasi Keluhan Rastra

“Jika angka penolakan ini terus mengalami kenaikan makan posisi elektabilitas Gibran akan tergerus, namun jika sebaliknya Gibran dapat memutar balikkan kondisi maka bisa jadi suara ke depan akan lebih besar,” kata Rico dikutip suara.com 

Survei yang dilakukan median  menggunakan sampel acak bertingkat proporsional atas populasi pada tingkat kecamatan serta jenis kelamin.

Ambang batas kesalahan survei itu diklaim 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.(***)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Oktober 2026 14:12
Jelang HUT NasDem, Kader DPW dan GPND Sulsel Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem, kader Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan ...
Politik30 Oktober 2026 13:06
Panggung Musda Golkar Gowa Mulai Terbuka, Lukman B Kady Dijadwalkan Kembalikan Formulir
GOWA, Trotoar.id — Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gowa mulai memasuki fase krusial. Penjaringan bakal calon resmi dibuka, seme...
Metro29 Oktober 2026 16:27
Jalan Samping Tol Sutami Rusak Parah, Gubernur Sulsel: Balai Jalan Segera Kerjakan Perbaikan
MAKASSAR, Trotoar.id — Kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir. Sutami, Makassar, kembali menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Aspal dan b...
Politik29 Oktober 2026 15:36
Usman Marham Turun Kawal Musda Golkar Pinrang dan Enrekang, Pastikan Konsolidasi Sesuai Juklak
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Kabupaten Pinrang dan Enrekang yang dijadwalkan berlangsung ...