MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan politik kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, untuk bergabung dan mengabdikan diri bersama Partai Golkar.
Rayuan itu disampaikan Sarmuji sesaat setelah melantik pengurus DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Di hadapan para kader dan undangan yang hadir, ia mengingatkan dukungan Golkar terhadap Andi Sudirman dalam kontestasi Pilkada sebelumnya.
“Partai Golkar telah mewakafkan diri bersama Gubernur Sulsel pada Pilkada lalu. Saatnya Gubernur Sulsel mewakafkan diri bersama Golkar,” kata Sarmuji.
Pernyataan tersebut menyiratkan pesan politik yang lebih jauh dari sekadar ajakan bergabung.
Sarmuji seolah mengingatkan bahwa dukungan politik yang telah diberikan Golkar kepada Andi Sudirman dapat menjadi landasan untuk membangun kedekatan politik yang lebih kuat pada masa mendatang.
Bagi Golkar, ajakan tersebut juga menjadi sinyal terbukanya ruang bagi Andi Sudirman untuk memperkuat hubungan dengan partai berlambang pohon beringin itu.
Namun, pernyataan Sarmuji belum dengan sendirinya menandakan adanya keputusan politik dari sang gubernur.
Di sisi lain, posisi Andi Sudirman sebagai kepala daerah membuat setiap sinyal kedekatan dengan partai politik memiliki arti tersendiri.
Arah politik gubernur tentu akan menjadi perhatian, terutama dalam dinamika konsolidasi partai-partai di Sulawesi Selatan.
Momentum pelantikan pengurus DPD Golkar Sulsel pun menjadi panggung bagi partai tersebut untuk mempertegas hubungan dengan tokoh-tokoh strategis daerah.
Di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin, Golkar Sulsel memasuki fase konsolidasi organisasi yang tidak terlepas dari upaya memperkuat pengaruh politik di tingkat regional.
Meski demikian, apakah rayuan Sarmuji akan berujung pada keputusan Andi Sudirman untuk bergabung dengan Golkar masih harus menunggu perkembangan selanjutnya.
Respons gubernur terhadap ajakan tersebut menjadi bagian penting yang akan menentukan arah kelanjutan komunikasi politik keduanya.




Komentar