Partai Golkar

Usman Marham Turun Kawal Musda Golkar Pinrang dan Enrekang, Pastikan Konsolidasi Sesuai Juklak

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 29 Oktober 2026 15:36

Usman Marham Turun Kawal Musda Golkar Pinrang dan Enrekang, Pastikan Konsolidasi Sesuai Juklak

MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Kabupaten Pinrang dan Enrekang yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2026, konsolidasi internal partai mulai memasuki tahap pemantapan.

Kesiapan panitia, kelengkapan administrasi, hingga kepatuhan terhadap aturan organisasi menjadi perhatian dalam mengawal agenda tersebut.

Koordinator Wilayah (Korwil) IX Partai Golkar Sulawesi Selatan, Usman Marham, bersama sejumlah anggota Korwil melakukan koordinasi untuk memastikan persiapan Musda di kedua kabupaten berjalan sesuai mekanisme dan petunjuk pelaksanaan (juklak) partai.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengawal proses konsolidasi Golkar di tingkat kabupaten agar tidak hanya terlaksana sesuai jadwal, tetapi juga mengikuti ketentuan organisasi yang berlaku.

Bagi Golkar, Musda bukan sekadar agenda rutin pergantian kepengurusan. Forum tersebut merupakan ruang penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, memperkuat soliditas kader, serta menentukan arah kepemimpinan partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.

Usman Marham mengatakan, koordinasi yang dilakukan Korwil IX bertujuan memastikan seluruh persiapan teknis telah sesuai dengan aturan yang ditetapkan Partai Golkar.

“Kami mengecek apakah kesiapan pelaksanaan Musda sudah sesuai dengan juklak Partai Golkar,” kata Usman.

Pengecekan tersebut menjadi penting mengingat pelaksanaan Musda melibatkan sejumlah tahapan organisasi yang harus dipersiapkan secara cermat.

Selain kesiapan panitia, pelaksanaan forum juga perlu didukung kelengkapan administrasi dan pemahaman yang sama terhadap mekanisme partai.

Dalam organisasi politik, kepatuhan terhadap aturan menjadi salah satu unsur penting untuk menjaga legitimasi proses pengambilan keputusan.

Karena itu, pengawalan terhadap tahapan Musda diperlukan agar setiap proses berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan secara organisatoris.

Koordinasi Korwil IX di Pinrang dan Enrekang juga menempatkan kesiapan pelaksanaan Musda sebagai bagian dari agenda konsolidasi yang lebih luas.

Musda akan menjadi momentum bagi kader Golkar di kedua daerah untuk menentukan kepemimpinan organisasi sesuai mekanisme yang berlaku.

Proses tersebut sekaligus menjadi kesempatan memperkuat komunikasi antarkader dan membangun kesepahaman mengenai arah perjuangan partai.

Dalam konteks itu, peran koordinator wilayah menjadi penting untuk memastikan persiapan di tingkat kabupaten berjalan sejalan dengan kebijakan dan aturan organisasi di tingkat provinsi.

Semakin dekatnya jadwal pelaksanaan membuat pemantapan teknis menjadi perhatian tersendiri.

Seluruh unsur penyelenggara perlu memahami tahapan yang harus dijalankan agar pelaksanaan Musda tidak terkendala persoalan administratif maupun teknis.

Bagi Partai Golkar Sulawesi Selatan, kelancaran Musda di tingkat kabupaten merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan organisasi.

Konsolidasi yang tertib diharapkan menjadi fondasi bagi penguatan struktur partai hingga tingkat kecamatan dan kelurahan atau desa.

Namun, keberhasilan Musda tidak hanya diukur dari terlaksananya forum sesuai jadwal. Proses yang berjalan sesuai aturan, terjaganya komunikasi antarkader, dan terbentuknya kepengurusan melalui mekanisme organisasi juga menjadi bagian penting dalam menjaga soliditas partai.

Musda Golkar Pinrang dan Enrekang yang dijadwalkan pada 3 November 2026 akan menjadi salah satu tahapan konsolidasi organisasi di Sulawesi Selatan.

Melalui forum tersebut, kader di masing-masing kabupaten akan menjalankan agenda organisasi, termasuk menentukan kepemimpinan untuk periode berikutnya sesuai ketentuan partai.

Di tengah dinamika politik yang terus bergerak, kepemimpinan di tingkat kabupaten memiliki peran strategis dalam menjaga hubungan partai dengan masyarakat, memperkuat kaderisasi, serta mempersiapkan organisasi menghadapi agenda politik mendatang.

Karena itu, persiapan yang matang dan pelaksanaan Musda yang sesuai aturan menjadi landasan penting agar proses konsolidasi menghasilkan keputusan yang memiliki legitimasi organisatoris.

Koordinasi yang dilakukan Usman Marham bersama anggota Korwil IX menjadi bagian dari pengawalan terhadap proses tersebut. Fokusnya bukan semata memastikan agenda terlaksana, tetapi juga memastikan mekanisme organisasi menjadi pedoman dalam setiap tahapan.

Dengan jadwal yang semakin dekat, kesiapan panitia dan kepatuhan terhadap juklak menjadi perhatian utama. Korwil IX berharap Musda Golkar di Pinrang dan Enrekang dapat berlangsung lancar, tertib, serta memperkuat konsolidasi partai di tingkat kabupaten.

Pada akhirnya, Musda menjadi ujian bagi kedisiplinan organisasi sekaligus momentum bagi kader untuk menentukan arah kepemimpinan Golkar di daerah. Pengawalan terhadap proses dan kepatuhan terhadap aturan diharapkan menjadi fondasi bagi konsolidasi yang lebih kuat dan berkelanjutan. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen28 Oktober 2026 20:49
Perjuangkan Hak Daerah atas Keuntungan Tambang, Pansus DPRD Sulsel Temui Kementerian ESDM
JAKARTA, Trotoar.id — Sulawesi Selatan tidak boleh hanya menjadi wilayah eksploitasi sumber daya alam tanpa memperoleh manfaat yang optimal bagi pem...
Metro28 Oktober 2026 20:34
Naoemi Octarina Dukung Sekolah Rakyat, Perkuat Akses Pendidikan dan Masa Depan Anak
MAKASSAR, Trotoar.id — Pendidikan menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai ketimpangan sosial dan membuka peluang masa depan yang lebih ba...
Daerah28 Oktober 2026 17:08
Barru Bidik Investasi Rp1,7 Triliun, Sekda Teken LoI Pembangunan Pabrik Bawang Putih
MAKASSAR, Trotoar.id — Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, membidik peluang investasi senilai Rp1,7 triliun melalui rencana pembangunan pabrik pengol...
Metro28 Oktober 2026 16:27
Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa Definitif, Tantangan Pembangunan Menanti
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Gowa memasuki babak baru. Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai Bupati Gowa definitif...